Paviliun Indonesia di Gulfood 2026 Serap Minat Buyers Global
AKURAT.CO Partisipasi Indonesia dalam pameran Gulfood 2026 di Uni Emirat Arab tidak hanya menghasilkan potensi transaksi bernilai besar, tetapi juga memperluas jangkauan promosi produk makanan dan minuman nasional ke pasar global. Paviliun Indonesia tercatat menjadi salah satu magnet pengunjung dari berbagai negara.
Kepala Indonesia Trade Promotion Center Dubai, Widy Haryono, menyatakan antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya jumlah pertanyaan dan minat dagang yang masuk selama pameran berlangsung. Menurutnya, keberagaman asal pengunjung mencerminkan meningkatnya daya tarik produk mamin Indonesia di pasar internasional.
“Makin beragamnya pengunjung dari berbagai negara menandakan semakin luasnya jangkauan promosi produk secara global. Ini membuka peluang Indonesia mendapatkan buyers dari seluruh dunia,” kata Widy.
Baca Juga: Kemendag Ajak HIPMI Export Center Buka Akses Pengusaha Lokal ke Pasar Global
Berdasarkan formulir kontak dagang, minat terbesar tertuju pada produk minyak kelapa, shortening, margarin, minyak goreng sawit, mi instan, biskuit, kue kering, produk kacang-kacangan, hingga minuman olahan seperti teh siap minum dan kopi instan.
Secara kinerja ekspor, nilai ekspor mamin Indonesia ke UEA pada 2025 mencapai USD628,4 juta, meningkat 11,76% dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir (2021–2025), tren ekspor mamin Indonesia ke UEA tumbuh positif sebesar 16,81%.
Dari sisi komoditas, produk olahan berbasis serelia, tepung, pati, atau susu mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 54,64% dengan nilai permintaan mencapai USD46,03 juta pada 2025. Produk olahan daging, ikan, dan hasil laut juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan tren kenaikan 32,55%.
Baca Juga: Kemendag: HR Kakao Februari Naik, Dipicu Bursa dan Permintaan Global
Partisipasi aktif Indonesia di Gulfood 2026 dinilai memperkuat posisi produk mamin nasional sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan di pasar UEA dan kawasan sekitarnya, sekaligus membuka ruang ekspansi ekspor yang lebih luas ke pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








