Gandeng MEBI dan Huawei, PLN Hadirkan SPKLU Signature Berteknologi Liquid Cooling

AKURAT.CO PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) dan Huawei Digital Power Indonesia meresmikan ZORA SPKLU Signature di Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan,
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang diwakili oleh Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra, menyampaikan apresiasi tinggi atas terjalinnya kolaborasi strategis ini.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dengan bergandengan tangan, arah transformasi kendaraan listrik dalam mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi bukan mustahil untuk kita wujudkan,” kata Edwin dalam keterangannya, Selasa (16/2/2026).
Baca Juga: PLN NP Gandeng Metinca, Perkuat TKDN Sektor Ketenagalistrikan
Kehadiran SPKLU ini sekaligus memperkuat jaringan infrastruktur pengisian daya nasional yang terus bertumbuh. Tercatat hingga Desember 2025, PLN bersama mitra telah mengoperasikan sebanyak 4.655 unit SPKLU di seluruh Indonesia.
Edwin menegaskan, kolaborasi strategis dengan berbagai mitra akan terus dipacu guna memastikan ketersediaan pengisian daya yang sebanding dengan masifnya pertumbuhan pengguna EV di tanah air.
Sebagai pengisian daya paling mutakhir di Indonesia, infrastruktur ini terdiri dari 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan 1 konektor AC Medium Charging yang dirancang untuk melayani pengisian di lokasi dengan lalu lintas tinggi (high traffic area) serta kebutuhan pengisian daya yang singkat (fast turnaround time).
Keunggulan teknologi ini tercermin pada durasi pengisian baterai yang sangat efisien. Sebagai gambaran, untuk mencapai State of Charge!(SoC) dari 10% ke 80%, kategori medium charging hanya membutuhkan waktu 50 menit. Sementara untuk kategori ultra fast charging,
waktu yang dibutuhkan hanya 20 menit.
Dilengkapi dengan area tunggu yang cozy dan nyaman, fasilitas ini menandai transformasi layanan pengisian daya, dari sekadar titik pengisian (charging point), menjadi pusat gaya hidup (destination charging dan lifestyle hub) guna meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience).
Baca Juga: PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping
"Kami tidak hanya menyediakan tempat pengisian daya, tetapi menghadirkan ekosistem gaya hidup baru bagi pengguna EV. Dengan teknologi ultra-fast charging dan integrasi AI, kami ingin memastikan bahwa transisi menuju mobilitas hijau menjadi pengalaman yang menyenangkan, cerdas, dan tanpa hambatan,” ujar Edwin.
Dari sisi penyedia teknologi, CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran manajemen PLN dan MEBI atas keberhasilan pengoperasian infrastruktur berstandar tinggi ini.
Jin Song menilai capaian ini sebagai langkah impresif dalam menghadirkan sistem pengisian daya berbasis kecerdasan buatan (AI) yang cerdas dan efisien bagi pelanggan.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim PLN di bawah kepemimpinan jajaran manajemen. Saya masih ingat diskusi pertama kita sekitar bulan Juli tahun lalu. Kini, dalam waktu kurang lebih enam bulan, kita sudah bisa melihat hasil nyata yang luar biasa ini. Ini benar-benar pencapaian yang mengesankan,” tutur Jin Song.
Adapun, dengan daya mencapai 480 kilowatt (kW), infrastruktur ini menjadi unit pengisian daya Ultra Fast Charging pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur cerdas Split Chargingndan teknologi Liquid Cooling System (berpendingin cairan).
Teknologi mutakhir dari Huawei FusionCharge ini memungkinkan SPKLU Signature ZORA menyalurkan energi secara fleksibel baik dari jaringan listrik utama maupun sumber energi bersih yang diintegrasikan lewat sistem penyimpanan baterai (Battery Energy Storage System)bdan mampu beroperasi optimal di segala kondisi cuaca.
Pengoperasian SPKLU ini menjadi wujud nyata komitmen para pihak dalam mendukung Pemerintah untuk menghadirkan keandalan dan kenyamanan bagi pengguna EV di Tanah Air
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








