Wamen Yuliot Pede Target Lifting Minyak 605 Ribu BPOD di 2025 Tercapai

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimistis target lifting minyak nasional tahun 2025 sebesar 605 ribu barel per hari dapat tercapai.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung mengatakan, hingga saat ini capaian lifting migas nasional masih dalam tahap konsolidasi akhir oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
“Jadi data akhir itu kan lagi dikonsolidasikan oleh SKK Migas. Insyaallah capaian 605 itu tercapai tahun ini,” kata Yuliot di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (3/1/2026).
Menanggapi isu adanya potensi penurunan lifting hingga kisaran 604 ribu barel per hari akibat sejumlah kendala produksi, Yuliot menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan konsolidasi dengan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Baca Juga: Update RAPBN 2026: ICP, Lifting Migas hingga Penurunan TKD Disepakati
Yuliot mengakui sempat terjadi gangguan produksi akibat kebocoran fasilitas milik ExxonMobil di Blok Cepu. Namun, gangguan tersebut bersifat sementara dan telah berhasil ditangani dalam waktu singkat.
“Memang kemarin ada kendala, ada kebocoran di Exxon Mobil Cepu. Tapi dalam dua hari sudah bisa diperbaiki dan saat ini produksinya sudah kembali normal,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi minyak bumi hingga 29 Juni 2025 mencapai 602 ribu barel per hari (bph).
Ia pun berharap, peningkatan produksi minyak Blok Cepu yang beberapa waktu lalu baru diresmikan sebesar 30 ribu bph dapat menambah total produksi minyak bumi tersebut.
Selain itu, Bahlil menyampaikan bahwa penambahan produksi minyak juga bisa didapatkan dari beberapa sumur-sumur masyarakat yang saat ini sudah dilegalkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.
Dalam kesempatan ini, Bahlil juga meyakini bahwa produksi minyak siap jual atau lifting yang ditargetkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang sebesar 605 ribu bph dapt tercapai.
"Dengan melihat perkembangan yang ada, hasil kerja keras kita semua, baik Komisi 12, pimpinan dan anggota, kemudian tim yang ada di kami dan seluruh kementrian yang terkait, Alhamdulillah, Insya Allah, bisa kita menyukseskan target pemerintah untuk lifting minyak kita sampai dengan 605 ribu bph bareng di akhir Desember 2025," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










