Realisasi Investasi Industri Agro Semester I-2025 Tembus Rp85 Triliun, Serap 9,8 Juta Tenaga Kerja
Hefriday | 29 Oktober 2025, 17:46 WIB

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat realisasi investasi di sektor industri agro mencapai Rp85,05 triliun pada semester I tahun 2025.
Angka tersebut menunjukkan tingginya minat investor terhadap sektor pengolahan berbasis hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan di tengah dinamika ekonomi global.
Pelaksana tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan kontribusi sektor ini cukup besar terhadap total investasi industri pengolahan nonmigas (IPNM) yang mencapai Rp366,6 triliun dalam periode yang sama.
“Investasi sektor industri agro masih tumbuh dan terus diminati oleh para investor. Hal ini terlihat dari realisasi investasi yang menembus Rp85,05 triliun pada semester I 2025,” ujar Putu dalam pembukaan Pameran Industri Agro 2025 di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Pertumbuhan investasi tersebut turut memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja. Kemenperin mencatat sektor industri agro menyerap sekitar 9,8 juta tenaga kerja, atau setara 50,26% dari total tenaga kerja di sektor industri pengolahan nonmigas.
Baca Juga: Ditanya DPR Soal Swasembada, Dirjen Industri Agro Curhat 3 Masalah Utama Industri Gula Nasional
Menurut Putu, kontribusi besar sektor agro terhadap penyerapan tenaga kerja menunjukkan bahwa industri ini tidak hanya berperan sebagai penggerak ekspor, tetapi juga sebagai penopang kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah-daerah penghasil bahan baku pertanian dan perkebunan.
“Sektor ini menyerap banyak tenaga kerja karena melibatkan rantai produksi panjang, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga industri besar,” ujarnya.
Dari sisi kinerja ekspor, industri agro juga mencatat hasil yang menggembirakan. Pada semester I 2025, nilai ekspor sektor tersebut mencapai USD37,38 miliar, sementara nilai impornya tercatat USD10,42 miliar. Dengan demikian, sektor industri agro membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD26,96 miliar.
“Selisih ekspor dan impor yang cukup besar ini menunjukkan bahwa industri agro berkontribusi signifikan terhadap surplus neraca perdagangan nasional, khususnya pada industri pengolahan nonmigas,” tutur Putu.
Selain mencatatkan surplus perdagangan, sektor industri agro juga memberikan sumbangan besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Berdasarkan data Kemenperin, kontribusi industri agro mencapai 52,07% terhadap PDB industri nonmigas dan 8,96% terhadap PDB nasional pada semester pertama tahun ini.
Dari sisi pertumbuhan, sektor industri agro juga mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 4,99% secara tahunan (year on year).
“Data ini menunjukkan bahwa sektor industri agro merupakan salah satu pilar strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Putu menegaskan.
Kemenperin menilai kinerja baik ini didorong oleh peningkatan investasi pada subsektor pengolahan makanan dan minuman, pengolahan kelapa sawit, serta industri berbasis hasil laut. Pemerintah juga tengah memperkuat hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.
“Ke depan, arah kebijakan kita adalah memperkuat hilirisasi di sektor agro agar ekspor kita tidak hanya berupa bahan mentah, tetapi juga produk olahan bernilai tinggi,” ujar Putu.
Dirinya menambahkan, Kemenperin akan terus memfasilitasi investor melalui berbagai insentif dan kemudahan perizinan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok industri agro global.
Dengan capaian investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja yang tinggi, pemerintah optimistis sektor industri agro akan menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025.
“Sektor ini adalah wajah industri masa depan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tukas Putu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









