Akurat

Finalis MediaMIND 2025 Kunjungi Bangka, Lampung dan Pongkor

Ahmad Munjin | 22 Oktober 2025, 13:57 WIB
Finalis MediaMIND 2025 Kunjungi Bangka, Lampung dan Pongkor

AKURAT.CO, Ajang kompetisi jurnalistik MediaMIND 2025 yang digelar oleh Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID semakin mengerucut.

Sebanyak 30 finalis telah menyelesaikan rangkaian site visit ke tiga wilayah operasional anggota Grup MIND ID, yaitu Bangka (PT Timah Tbk), Lampung (PT Bukit Asam Tbk), dan Pongkor (PT Aneka Tambang Tbk). 

Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi para finalis untuk memahami lebih dalam proses bisnis pertambangan serta berbagai manfaat yang dihasilkan industri ini bagi masyarakat dan peradaban masa depan. 

Baca Juga: MediaMIND 2025 Ajak Mahasiswa SRE Angkat Inovasi Tambang Berkelanjutan untuk Masa Depan

Salah satu finalis, Nuzulia Nur Rahma, yang berkunjung ke Bangka, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan mengunjungi daerah operasional PT Timah Tbk.

Ia berkesempatan menyaksikan langsung proses bisnis pertambangan timah dari hulu hingga hilir, mulai dari kapal isap produksi (KIP), smelter pengolahan timah, pabrik pengolahan industri timah, hingga program keberlanjutan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. 

“Sepanjang perjalanan saya mendapat gambaran yang luas tentang dunia pertambangan. Bisa tahu juga potensi hasil bumi di negara tercinta. Kami melihat lebih dekat para pekerja, memahami kisah hidup mereka, dan itu sangat mengagumkan,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: 50 Finalis MediaMIND 2025, Perkuat Kontribusi Ekonomi Pertambangan Berkelanjutan

Lia juga menambahkan bahwa dirinya terkesima setelah mengetahui betapa erat keterkaitan sektor pertambangan dengan kehidupan sehari-hari. 

“Dengan melihat secara langsung, saya bisa mendapat gambaran nyata tentang sistem operasional pertambangan. Ini membantu saya menarasikan dunia pertambangan kepada masyarakat dengan lebih utuh,” tambahnya.

Sementara itu, Ajat Hutdiyanto, finalis yang mengikuti site visit ke Lampung, menyampaikan kesan mendalam terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, format kunjungan dengan pendekatan media convergence memberikan pengalaman liputan yang lebih dinamis dan kolaboratif. 

Baca Juga: MediaMIND 2024 Dukung Hilirisasi Menuju Indonesia Emas 2045

“Kami jadi belajar bagaimana menyusun agenda peliputan yang komprehensif, agar bisa menghasilkan rangkaian publikasi yang berdampak bagi publik dan industri pertambangan,” tuturnya. 

Ajat juga menuturkan pengalaman berkesannya saat berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove.

“Saya sering meliput program CSR perusahaan, tapi baru kali ini ikut langsung menanam pohon mangrove di lokasi ekowisata. Sangat berkesan, karena ini pengalaman pertama saya,” ungkap dia. 

Baca Juga: MediaMIND Sampaikan Pesan Masa Depan Bagi Calon Pemimpin Bangsa

Corporate Secretary PT Timah Tbk Rendi Kurniawan menyampaikan mineral timah adalah sumber daya alam yang sudah siap untuk mendukung industrialisasi Indonesia.

Pengelolaan dan pengolahan ya juga dijalankan dengan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, guna memastikan nilai manfaat tercapai secara komprehensif dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan.

Rendi pun berharap kunjungan dari para jurnalis terbaik MediaMIND 2025 dapat menggugah banyak pihak dan semakin memperkuat asa untuk memberi nilai tambah bagi dan dampak positif bagi Negeri.

"Ini saatnya kita melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi kami hilirisasi bukan lah hal baru, tetapi sebuah upaya yang sudah diperjuangkan sejak lama untuk membawa Indonesia memiliki kemandirian industri dan membangun kedaulatan ekonomi," imbuhnya.

Melalui kegiatan site visit ini, para finalis MediaMIND 2025 diharapkan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang menggugah dan berdampak, dengan perspektif yang lebih komprehensif terhadap dunia pertambangan dan kontribusinya bagi kemajuan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.