Akurat

Cara Membuat Pupuk dari Limbah Ikan: Rahasia Tanaman Lebih Subur Secara Alami

Eko Krisyanto | 4 Oktober 2025, 21:29 WIB
Cara Membuat Pupuk dari Limbah Ikan: Rahasia Tanaman Lebih Subur Secara Alami

AKURAT.CO Pupuk merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman agar lebih subur, sehat, dan produktif.

Namun, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dapat menurunkan kesuburan tanah dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Karena itu, pupuk organik kini semakin diminati sebagai alternatif yang lebih ramah alam dan berkelanjutan.

Salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan adalah limbah ikan.

Bagian-bagian ikan seperti kepala, tulang, kulit, sisik, isi perut, dan ekor yang biasanya dibuang ternyata mengandung beragam nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, kalium, asam amino, dan kalsium.

Kandungan ini sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh kuat dan subur.

Dengan memanfaatkan limbah ikan, siapa pun bisa membuat pupuk organik berkualitas di rumah. Selain hemat biaya, cara ini juga membantu mengurangi sampah dapur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Manfaat Pupuk dari Limbah Ikan

Pupuk organik berbahan dasar limbah ikan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan mudah diserap tanaman. Beberapa manfaat utamanya antara lain:

Baca Juga: Katalog Promo Superindo Terbaru 2-8 Oktober 2025, Belanja Makin Hemat!

  • Menyuburkan tanaman dan mempercepat pertumbuhannya.

  • Memperbaiki struktur tanah, menjadikannya lebih gembur dan mudah menyerap air.

  • Meningkatkan sirkulasi oksigen di dalam tanah, membantu akar tumbuh lebih sehat.

  • Mendukung mikroba tanah yang berperan penting dalam menjaga kesuburan alami.

Tiga Cara Membuat Pupuk dari Limbah Ikan

Ada beberapa metode pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik, baik dalam bentuk cair maupun padat. Berikut penjelasan dan langkah-langkah pembuatannya:

1. Pupuk Emulsi Ikan (Fish Emulsion)

Pupuk emulsi ikan adalah pupuk cair hasil fermentasi dari campuran limbah ikan dengan bahan alami lain. Jenis ini kaya nutrisi dan sangat baik untuk mempercepat pertumbuhan tanaman daun.

Langkah pembuatan:

  1. Siapkan limbah ikan dan serbuk kayu dengan perbandingan 1:1.

  2. Masukkan ke dalam ember atau wadah tertutup.

  3. Tambahkan satu cangkir molase (gula tebu cair) dan air secukupnya.

  4. Aduk campuran setiap hari selama sekitar dua minggu.

  5. Setelah proses fermentasi selesai, saring hasilnya untuk mendapatkan pupuk cair siap pakai.

2. Pupuk Hidrolisat Ikan (Fish Hydrolysate)

Jenis pupuk ini juga berbentuk cair, namun dibuat melalui proses fermentasi alami dengan bantuan mikroba baik seperti lactobacillus.

Hidrolisat ikan mengandung protein dan asam amino tinggi yang sangat bermanfaat bagi tanaman buah dan sayur.

Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Film Rangga & Cinta Remake AADC

Langkah pembuatan:

  1. Haluskan limbah ikan dengan blender dan tambahkan air hingga teksturnya kental.

  2. Campurkan gula dengan perbandingan 3:1 dari jumlah ikan yang digunakan.

  3. Tambahkan lactobacillus atau probiotik cair agar fermentasi berjalan cepat.

  4. Simpan dalam wadah tertutup rapat selama 2–4 minggu hingga aroma khas fermentasi muncul.

3. Pupuk Kompos Ikan (Fish Compost)

Selain dalam bentuk cair, limbah ikan juga dapat diolah menjadi kompos padat.

Pupuk ini cocok digunakan sebagai pupuk dasar karena mengandung nutrisi lengkap yang memperbaiki kondisi tanah dalam jangka panjang.

Langkah pembuatan:

  1. Siapkan dasar tumpukan dari bahan organik kering seperti daun-daunan atau ranting kecil.

  2. Tambahkan campuran limbah ikan dan serbuk kayu dengan perbandingan 3:1 di atasnya.

  3. Susun secara bergantian dengan bahan organik lain hingga semua bahan habis.

  4. Tutup tumpukan dengan kompos matang untuk mempercepat proses penguraian.

  5. Diamkan hingga 3–4 minggu sampai bahan terurai sempurna menjadi kompos siap pakai.

Tips Agar Pupuk Limbah Ikan Berkualitas

  • Gunakan wadah kedap udara agar proses fermentasi berjalan sempurna dan tidak menimbulkan bau menyengat.

  • Simpan pupuk cair dalam botol tertutup di tempat teduh agar awet hingga berbulan-bulan.

  • Hindari bahan kimia tambahan — cukup gunakan bahan alami seperti molase, gula merah, dan probiotik.

  • Pastikan proses fermentasi berjalan sempurna sebelum digunakan agar aman bagi tanaman.

Membuat pupuk dari limbah ikan adalah langkah sederhana namun berdampak besar, baik untuk tanaman maupun lingkungan.

Selain mengurangi limbah organik, pupuk ikan mampu memperkaya nutrisi tanah secara alami dan memperbaiki kualitas hasil panen.

Baca Juga: Link Live Streaming Manchaster United vs Sunderland, Nonton Liga Inggris Malam Ini!​

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat pupuk organik cair maupun padat sendiri di rumah. Hasilnya? Tanaman lebih subur, tanah lebih sehat, dan bumi lebih lestari.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.