Kilang Pertamina Balikpapan Dapat Peringkat AAA dari Pefindo

AKURAT.CO Pefindo Rating menegaskan rating idAAA (st) ke PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPBA), yang berlaku dari 1 September 2025 hingga 1 September 2026.
Peringkat ini merupakan yang tertinggi yang diberikan oleh Pefindo, menunjukkan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya adalah superior dibandingkan obligor Indonesia lainnya. Akhiran (st) menunjukkan peringkat atas transaksi keuangan terstruktur.
Peringkat idAAA(st) untuk KPBA mencerminkan beberapa faktor utama yang mendukung, yaitu dukungan sponsor yang sangat kuat dari pihak pengendali akhir, yaitu PT Pertamina (Persero).
Baca Juga: Produk SF-05 Kilang Pertamina Balikpapan Kini Merambah Sumatera
Pefindo menyamakan peringkat KPBA dengan PT Pertamina (Persero) berdasarkan penilaian kriteria keterkaitan induk dengan proyek tersebut. Kemudian, struktur proyek yang kuat, dimana permintaan yang stabil terhadap produk minyak bumi.
Namun demikian, peringkat ini juga dibatasi oleh dua hal, yakni ketergantungan yang tinggi terhadap penyelesaian proyek dan leverage keuangan yang tinggi.
"Peringkat KPBA dapat diturunkan jika tidak ada dukungan induk secara langsung dari PT Pertamina (Persero) dalam menjaga pembayaran utang KPBA, yang akan mengindikasikan rendahnya dukungan sponsor," tulis Pefindo dalam laporannya, dikutip Kamis (25/9/2025).
Proyek KPBA
KPBA sedang melaksanakan proyek pengembangan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan Lawe-Lawe. Tujuan dari proyek ini adalah meningkatkan kapasitas produksi kilang dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari dengan kualitas produk ditargetkan sesuai dengan standar Euro V.
Proyek pengembangan kilang minyak ini ditargetkan mulai beroperasi melalui serangkaian tahapan yang dimulai pada September 2025, dengan tahap awal berupa pengujian operasional. Selain itu, KPBA juga akan mengoperasikan bisnis kilang minyak eksisting di Unit Kilang V Balikpapan, Kalimantan Timur.
Per 30 Juni 2025, pemegang saham KPBA terdiri dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dengan kepemilikan 99,9971% dan PT Pertamina Pedeve Indonesia dengan 0,0029%, di mana keduanya merupakan bagian dari grup Pertamina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi








