Akurat

Perkuat Kinerja Keuangan dan Layanan, Pertamina Bakal Merger 3 Anak Usaha

Yosi Winosa | 24 September 2025, 13:00 WIB
Perkuat Kinerja Keuangan dan Layanan, Pertamina Bakal Merger 3 Anak Usaha

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) mengungkapkan alasan dibalik rencana digabungnya anak usaha mereka yaitu tiga anak usahanya yaitu PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina International Shipping (PIS), dan PT Kilang Pertamina Internasional.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono mengatakan langkah konsolidasi tersebut akan membawa manfaat strategis baik dari sisi operasional maupun finansial.

“Ketiganya adalah entitas yang sama-sama bekerja sama untuk menyalurkan energi ke masyarakat, BBM ke masyarakat. Jadi kalau kita mau melakukan perbaikan, penguatan layanan ke masyarakat, maka tiga ini yang paling besar perannya,” kata Agung dikutip, Rabu (24/9/2025).

Lebih lanjut, Agung menyebut faktor finansial juga menjadi pertimbangan utama adanya rencana merger ketiga anak usaha tersebut. Kinerja kilang yang tertekan akibat dinamika global dan kondisi ekonomi saat ini mendorong perlunya konsolidasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

Baca Juga: Jangkauan Makin Luas, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Merata

“Dan dengan penggabungan ini, akan bisa memperkuat sehingga kinerja finansial juga tertolong. Jadi satu memang untuk perbaikan penguatan pelayanan ke masyarakat, tapi juga perbaikan finansialnya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan penggabungan ini dilakukan sebagai penyelarasan prioritas inisiatif perusahaan, agar sejalan dengan arah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

“Dari operasional bisnis, kita akan melakukan integrasi hilir yaitu penggabungan operasional antara PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping,” kata Simon saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/9/2025).

Simon pun menambahkan, untuk penggabungan ketiga anak usaha Pertamina ini akan dilakukan dalam waktu dekat. “Yang kita targetkan akan selesai pada akhir tahun 2025 ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya selepas rapat dengan DPR, Simon membenarkan bahwa ketiga anak usaha milik Pertamina akan dilakukan penggabungan.

Penggabungan ini, kata Simon dikarenakan penurunan laba yang terjadi akibat situasi global. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pertamina menyiapkan strategi konsolidasi bisnis. “Intinya, sekarang kan gini, salah satu yang menyebabkan penurunan laba itu kan karena memang kondisi global ya,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.