Akurat

Bandara Supadio Pontianak Resmi Layani Penerbangan Internasional, Menhub Harapkan Hal Ini

Dedi Hidayat | 13 September 2025, 11:45 WIB
Bandara Supadio Pontianak Resmi Layani Penerbangan Internasional, Menhub Harapkan Hal Ini

AKURAT.CO Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) secara resmi melayani penerbangan internasional perdana pada Jumat (12/9/2025).

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi berharap layanan penerbangan internasional di Bandara Supadio akan meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.

Penerbangan Air Asia rute Kuching-Pontianak menjadi penerbangan internasional perdana di Bandara Internasional Supadio. Penerbangan ini mengangkut 166 penumpang, salah satunya Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato Sri Lee Kim Shin.

Baca Juga: InJourney Airports Sambut Positif Penetapan Status 36 Bandara Internasional di Indonesia

Frekuensi penerbangan Air Asia rute Kuching-Pontianak atau sebaliknya dijadwalkan dua kali dalam sehari. Sementara itu, frekuensi penerbangan Air Asia rute Kuala Lumpur-Pontianak atau sebaliknya dijadwalkan empat kali dalam seminggu, dengan rincian hari meliputi Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

“Pontianak menjadi pintu masuk ke daerah-daerah strategis di wilayah Kalimantan Barat. Saya sangat berharap perekonomian dan pariwisata di kawasan ini dapat meningkat dengan adanya penerbangan yang melayani rute internasional,” kata Dudy melansir laman Kemenhub, Sabtu (13/9/2025).

Dudy menambahkan konektivitas antara wilayah Pontianak dengan negara luar bisa akan semakin kuat berkat adanya penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio.

“Ke depan, semoga maskapai dan rute penerbangan dapat bertambah, sehingga akan memperluas peluang perdagangan dan investasi serta mempermudah pergerakan orang dan barang menuju pusat pertumbuhan ekonomi dunia,” tambahny.

Baca Juga: Menhub Dudy Sebut Penetapan 36 Bandara Internasional Bawa 4 Manfaat Ekonomi

Dudy turut mengapresiasi PT Angkasa Pura Indonesia yang telah mempersiapkan sarana dan prasarana dengan baik untuk mendukung operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio.

Diriny pun mengimbau seluruh stakeholder yang berdinas di bandara, seperti pihak Imigrasi, Bea Cukai, Kekarantinaan, hingga petugas keamanan, untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpang.

“Kepada maskapai yang beroperasi, saya berpesan agar selalu memprioritaskan keselamatan dan keamanan dalam setiap penerbangan. Ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia Dato Sri Lee Kim Shin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pemerintah dan masyarakat Kalimantan Barat.

Kim Shin menyebut pentingnya melalui penerbangan ini akan memperkuat hubungan Pontianak–Kuching serta mampu mendorong pertumbuhan perdagangan, investasi, serta mempererat hubungan sosial budaya antarwilayah.

“Kerja sama ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat luas di kedua sisi perbatasan. Mari kita terus percayai dan dukung upaya bersama demi kemajuan Kalimantan Barat dan Sarawak,” sebutnya.

Bandara Internasional Supadio memiliki panjang landasan pacu 2.600 meter x 45 meter, sehingga mampu didarati pesawat dengan tipe Boeing 737-800. Adapun terminal penumpang di bandara ini memiliki luas 32.000 m2.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.