PIS Dinilai Jadi Narator Utama Industri Maritim Indonesia, Ini Alasannya

AKURAT.CO PT Pertamina International Shipping (PIS) dinilai berperan penting dalam menarasikan perkembangan industri maritim Indonesia di kancah dunia.
Hal ini disampaikan oleh Gita Wirjawan, enterpreneur dan juga mantan Menteri Perdagangan RI 2011-2014, dalam acara Sustainability Class yang digelar oleh PIS.
Gita mengatakan bahwa PIS merupakan representasi indah bukan hanya untuk Pertamina tapi juga untuk Asia Tenggara yang memiliki populasi 700 juta manusia atau 9% populasi dunia.
“Saya rasa prospek untuk PIS menjadi narator yang keren banget untuk Indonesia ini gak bisa di-underestimae,” kata Gita, Senin (1/9/2025).
Baca Juga: PIS Turunkan Beban Operasional 37,9 Persen di 2024
Gita juga mengapresiasi komitmen dan peran strategis PIS dalam mendorong transformasi berkelanjutan di industri maritim nasional.
Menurutnya, PIS telah menunjukkan bukti nyata dalam mengintegrasikan praktik bisnis ramah lingkungan dengan arah pembangunan ekonomi hijau Indonesia melalui narasi yang kuat.
“Dengan organisasi solid dan gagasan yang terus berkembang, PIS memiliki pondasi kokoh untuk melangkah lebih jauh utamanya dalam sektor keberlanjutan. Kombinasi ini akan membuka jalan menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan” ujar Gita.
Lebih lanjut, Gita menekankan tentang pentingnya narasi sustainability yang kuat. Dimana ini memerlukan perpaduan antara pemahaman mendalam akan ilmu STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan kemampuan bercerita yang memikat.
"Supaya kita bisa berjalan di rantai nilai dengan peningkatan produktivitas dan juga dalam tatanan geopolitik agar kita jauh lebih relevan dengan narasi sustainability,” tuturnya
Sementara itu, CEO PIS Surya Tri Harto menyampaikan bahwa PIS memiliki visi jangka panjang akselerasi dekarbonisasi agar mampu mencapai target pengurangan emisi karbon atau net zero pada tahun 2050. Target ini lebih cepat 10 tahun dari target Pemerintah Indonesia.
Baca Juga: Kapal RS PIS dan doctorSHARE Layani Ribuan Warga 3T di Papua Barat Daya
“Komitmen terhadap green business bukan sekadar tren, melainkan bagian dari strategi kami menghadapi transisi energi global dan memperluas peran PIS di pasar internasional” ungkap Surya.
Untuk mencapai target tersebut, PIS terus memperluas inisiatif yang melibatkan kapal ramah lingkungan, penggunaan biodiesel pada armada, hingga pemanfaatan energi terbarukan pada fasilitas pelabuhan.
Strategi ini dirancang bukan hanya untuk memenuhi regulasi global, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri maritim berkelanjutan di kawasan.
Sepanjang tahun 2024, PIS mencatat pencapaian signifikan dalam upaya dekarbonisasi dengan berhasil mereduksi emisi karbon hingga 51,09 ribu ton CO₂e.
Capaian ini didukung penerapan teknologi green ship, yang meliputi sistem pengolahan air ballast (Ballast Water Treatment System/BWTS) serta instalasi scrubber untuk mengelola limbah kapal, sehingga mengurangi dampak ekologis ketika kapal bersandar di pelabuhan.
Upaya keberlanjutan ini tidak hanya mendukung pencapaian target jangka panjang perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi PIS sebagai pelopor bisnis logistik laut yang adaptif terhadap tantangan transisi energi global.
Dengan dukungan teknologi, inovasi, dan tata kelola yang berorientasi ESG, PIS terus membuktikan bahwa kinerja bisnis dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan secara harmonis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










