Akurat

MedcoEnergi Perpanjang Produksi Lapangan Minyak Bualuang hingga 2035

Dedi Hidayat | 21 Agustus 2025, 16:25 WIB
MedcoEnergi Perpanjang Produksi Lapangan Minyak Bualuang hingga 2035

AKURAT.CO PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaannya Medco Energi Thailand (Bualuang) Limited dan Medco Energi Thailand (E&P) Limited, telah menerima persetujuan dari Pemerintah Thailand atas perpanjangan masa produksi Lapangan Minyak Bualuang (Blok B8/38) di Teluk Thailand.

Masa produksi ini diperpanjang hingga 23 Oktober 2035 yang mendukung keberlanjutan operasi serta memperkuat komitmen Perseroan di kawasan tersebut.

Rencana pengembangan jangka panjang Perseroan diarahkan untuk meningkatkan produksi Bualuang dan memaksimalkan nilai aset melalui investasi pada debottlenecking, workover, pengeboran sumur pengembangan, serta eksplorasi di sekitar wilayah kerja.

Baca Juga: Medco E&P Mulai Produksi Migas dari WHP-M di South Natuna Sea Block B

Perpanjangan masa produksi Bualuang ini selaras dengan prioritas strategis MedcoEnergi untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat posisi sebagai perusahaan energi terkemuka di Asia Tenggara.

Direktur Utama MedcoEnergi Roberto Lorato menyampaikan pihaknya menyambut baik perpanjangan masa produksi Lapangan Minyak Bualuang (Blok B8/38) di Teluk Thailand.

“Hal ini menegaskan komitmen MedcoEnergi terhadap keunggulan operasional dan pengembangan berkelanjutan di Thailand, sekaligus memperkuat nilai investasi kami,” kata Roberto, Kamis (21/8/2025).

Di sisi lain, General Manager Medco Energi Thailand Anastasia Mustika menambahkan, MedcoEnergi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand, khususnya Department of Mineral Fuels.

Baca Juga: Medco Rampungkan Akuisisi Hak Partisipasi Saham Repsol di Blok Corridor

Apresiasi ini juga diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan, masyarakat lokal, dan kontraktor atas dukungan dan kerja sama yang memungkinkan perpanjangan ini tercapai.

“Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen jangka panjang Perseroan terhadap produksi energi yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.