Petronas dan TotalEnergies Siap Bor WK Bobara Mulai 2026

AKURAT.CO Petronas dan TotalEnergies berencana melakukan pengeboran sumur eksplorasi Wilayah Kerja (WK) Bobara pada tahun 2026.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengatakan, sejatinya konsorsium kedua perusahaan ini telah menandatangani komitmen pasti untuk melakukan uji seismik di WK Bobara.
Namun dalam perjalanannya, TotalEnergies dan Petronas merasa yakin dengan hasil uji seismik dan ingin melakukan pengeboran sumur eksplorasi.
"Dia tuh sebenarnya komitmen pastinya seismik, tapi karena dia optimis dengan hasil seismiknya dia mau langsung ngebor. Paten, kan?" jelas Djoko, dikutip Kamis (24/7/2025).
Baca Juga: Total Energies Akuisisi 24,5 Persen Blok Migas Bobara dari Petronas
Untuk diketahui, TotalEnergies memang telah mengakuisisi 24,5 persen participating interest (PI) atau hak partisipasi Petronas di Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Bobara, Papua Barat.
Akuisisi PI Total Energies dari Petronas ini ditandai dengan Penandatanganan Farm Out Agreement (FOA) antara Petronas dan Total Energies, yang berlangsung pada gelaran Energy Asia 2025 di Kuala Lumpur.
Nantinya, Petronas akan tetap menjadi operator di WK Bobara melalui anak perusahaannya, Petronas Energy Bobara Sdn Bhd. Sementara Total Energies, dengan keahlian teknis dan pengalaman global, akan memperkuat eksekusi program eksplorasi dan pengembangan blok tersebut.
Baca Juga: Petronas Bakal PHK 10 Persen Karyawan Imbas Transformasi Bisnis
WK Bobara dengan luas area 8.444,49 km2, memiliki potensi sumber daya minyak dan gas bumi sebesar 6.8 Billion Barrel Oil Equivalent (BBOE).
Kontrak Bagi Hasil WK Bobara merupakan WK Eksplorasi dengan jangka waktu 30 tahun yang ditandatangani pada Mei 2024 lalu, dengan komitmen pasti senilai 16,92 juta dolar AS, terdiri dari 3 studi Geologi dan Geofisika (G&G) dan survei seismic resolution seluas 2.000 km2, serta bonus tanda tangan sebesar USD50 ribu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










