Akurat

Danantara Kebut Merger BUMN Karya Jadi 3 Perusahaan Tahun Ini

Andi Syafriadi | 23 Juli 2025, 20:20 WIB
Danantara Kebut Merger BUMN Karya Jadi 3 Perusahaan Tahun Ini

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berencana melanjutkan restrukturisasi BUMN Karya pada semester II tahun ini.

Chief Operating Officer (COO), Dony Oskaria mengungkapkan, ke depan, hanya akan ada 3 BUMN Karya setelah dilakukannya merger dan konsolidasi.

"Ya kita lagi menghitung kurang lebih akan jadi tiga perusahaan karya yang kuat nanti ke depannya, dan bisnisnya juga akan fokus hanya sebagai kontraktor saja. Jadi, anak-anak perusahaan yang tidak menjadi kontraktornya," jelas Dony ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Baca Juga: Erick Thohir: Danantara Adalah Bayi Ajaib, Siap Lari Kencang Dukung BUMN

Diakui Dony, tumpang tindih peran anak usaha ini menjadi permasalahan BUMN Karya. Oleh karena itu, Danantara akan kembali mengelompokkan entitas anak usaha milik BUMN Karya.

Ia menuturkan, konsolidasi menjadi salah satu program untuk menyehatkan kondisi BUMN Karya. Katanya, aksi korporasi tersebut masuk dalam rencana kerja lima bulan kedepan hingga akhir 2025.

"Semua yang tadi itu adalah prioritas kerja dalam 6 bulan ke depan, karena ini kan RKAP tahun 2025, kan. 2025 tinggal 6 bulan lagi. Jadi semuanya menjadi prioritas," terangnya.

Dony menambahkan, selain perusahaan karya, agenda konsolidasi yang akan dilakukan oleh anak usahanya melalui PT. Danantara Aset Manajemen juga meliputi sektor lainnya, seperti bisnis pupuk, rumah sakit, hotel, gula, hilirisasi minyak, asuransi, manajemen aset, dan kawasan industri.

Baca Juga: Misbakhun Ungkap Alasan Rapat Perdana Danantara dan Komisi XI DPR RI Digelar Tertutup

"PT Pupuk Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang tangguh ke depan. Ini juga menjadi prioritas kami, terutama karena ada kebijakan pemerintah agar Indonesia mencapai swasembada pangan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.