Mengenal BONK, Memecoin Yang Naik Daun
Hefriday | 20 Juli 2025, 14:54 WIB

AKURAT.CO Setelah melalui periode lesu, pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar kripto global naik sebesar 2,68%.
Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (20/7/2025), harga Bitcoin (BTC) mencapai level psikologis baru di angka USD120.000, sementara Ethereum (ETH) turut melonjak ke posisi USD3.500. Pergerakan positif ini memberikan angin segar bagi investor dan pelaku pasar.
Di tengah dominasi Bitcoin dan Ethereum dalam pemberitaan, sejumlah aset kripto berkapitalisasi kecil mulai menunjukkan potensi besar.
Salah satunya adalah Optimism (OP), token yang mendukung jaringan layer-2 Ethereum, serta BONK, meme coin berbasis ekosistem Solana yang belakangan mencuri perhatian.
Optimism (OP) mengalami lonjakan harga sebesar 10,5% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran USD0,71. Secara teknikal, OP berusaha menembus level resistance di USD0,723.
Jika mampu bertahan di atas level ini, target selanjutnya berada di angka USD0,844, USD0,935, hingga USD1,044. Target tertinggi tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 40% dari harga saat ini, peluang menarik bagi para trader jangka pendek.
Sinyal teknikal juga menunjukkan pola descending wedge breakout di grafik harian OP, pola klasik pembalikan bullish yang sering menandakan tren naik. Peningkatan volume transaksi semakin memperkuat validitas pola ini.
Dari sisi fundamental, sektor DeFi di jaringan Optimism menunjukkan pertumbuhan pesat, dengan Total Value Locked (TVL) naik hampir 15% dalam sebulan terakhir. Hal ini menempatkan OP di posisi ke-17 dalam ekosistem DeFi secara global.
Namun, seperti aset kripto lainnya, OP tidak lepas dari risiko. Jika gagal mempertahankan support di kisaran USD0,638, harga berpotensi mengalami penurunan signifikan hingga menyentuh level USD0,401.
Oleh karena itu, investor disarankan tetap berhati-hati dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang baik.
Sementara itu, BONK, meme coin yang berasal dari jaringan Solana, mencatat lonjakan harga lebih dari 110% dalam satu bulan terakhir. Kini, token ini diperdagangkan di kisaran USD0,0000033.
Meskipun tergolong sebagai aset berisiko tinggi, BONK mulai menunjukkan penguatan teknikal yang menjanjikan. Berdasarkan analisis Fibonacci extension, BONK telah melewati level USD0,000002826 dan mengarah ke target berikutnya di USD0,000003868 hingga USD0,000005554.
Data dari Whale Radar mengungkapkan bahwa sejumlah whale atau pemegang besar mulai mengakumulasi token BONK dalam jumlah besar. Aktivitas ini memperkuat sinyal reli dan menunjukkan adanya dukungan kuat terhadap pergerakan harga.
Beberapa dompet dilaporkan menambahkan jutaan token BONK dalam portofolionya hanya dalam beberapa hari terakhir.
BONK juga menunjukkan kemungkinan terbentuknya formasi teknikal langka, yaitu triple golden crossover, di mana Exponential Moving Average (EMA) 50 hari, 100 hari, dan 200 hari secara bersamaan menunjukkan tren naik. Formasi ini sering diartikan sebagai salah satu sinyal bullish paling kuat dalam analisis teknikal.
Kondisi fundamental juga mendukung performa BONK. Jaringan Solana, tempat BONK berasal, mengalami peningkatan signifikan dalam aktivitas DeFi.
TVL dalam ekosistem Solana naik lebih dari 10% bulan ini, menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap jaringan tersebut. Kenaikan ini memberi landasan yang kuat bagi performa BONK dalam jangka menengah.
Kendati begitu, investor perlu tetap waspada terhadap potensi koreksi harga. Jika harga Solana turun di bawah support Fibonacci 0.236 di sekitar USD148, formasi bullish BONK bisa gagal terbentuk.
Dalam skenario tersebut, BONK bisa kembali memasuki fase konsolidasi atau bahkan penurunan jangka menengah.
Kebangkitan pasar kripto saat ini memberi banyak peluang, namun juga disertai risiko. Optimism dan BONK adalah dua dari sekian banyak aset yang layak mendapat perhatian lebih, terutama bagi investor dengan profil risiko moderat hingga tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










