RI Jajaki Kerja Sama Pemberdayaan UKM dengan Osaka Chamber of Commerce and Industry
Yosi Winosa | 12 Juni 2025, 18:28 WIB

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Osaka Chamber of Commerce and Industry (OCCI) terhadap peningkatan daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Jepang.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya Indonesia dalam memberdayakan sektor UKM nasional yang menjadi tulang punggung perekonomian Tanah Air.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri saat melakukan kunjungan kerja dan pertemuan bilateral dengan perwakilan OCCI di Osaka, Jepang, Rabu (11/6/2025).
Dalam kesempatan itu, hadir pula Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi serta Konsul Jenderal RI di Osaka John Tjahjanto Boestami.
Wamendag Roro mengungkapkan bahwa OCCI memiliki komitmen kuat dalam mendukung pengembangan UKM melalui berbagai program konkret. Di antaranya penjajakan bisnis (business matching), dukungan terhadap inovasi, serta fasilitasi akses pelaku usaha kecil menengah ke pasar internasional.
“Kami berharap dapat menjajaki peluang kerja sama konkret melalui program bersama, pertukaran pengalaman, serta peningkatan kapasitas UKM kedua negara,” ujar Roro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Dirinya juga menilai bahwa momentum ini merupakan peluang strategis untuk mempererat kerja sama perdagangan dan investasi, khususnya dengan komunitas bisnis di wilayah Kansai yang dikenal dinamis dan inovatif.
Kolaborasi dengan OCCI dipandang dapat memberikan nilai tambah terhadap hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang.
Lebih lanjut, Roro menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi jangka panjang OCCI dalam mempererat hubungan bisnis bilateral, khususnya dalam membina UKM.
Ia menekankan pentingnya menjalin kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan dalam menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing produk UKM di kancah internasional.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu topik penting yang dibahas adalah peningkatan pemanfaatan Surat Keterangan Asal (SKA) sebagai instrumen fasilitasi perdagangan.
OCCI diketahui memainkan peran strategis dalam penerbitan SKA preferensial, termasuk dalam kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Wamendag Roro menambahkan bahwa Indonesia menyambut baik peluang kerja sama yang lebih erat dengan OCCI untuk mengoptimalkan manfaat SKA di kalangan pelaku usaha Jepang.
Ia juga mendorong adanya pertukaran data dan penyebaran informasi yang lebih luas terkait manfaat dan prosedur SKA, agar perdagangan bilateral semakin lancar dan efisien.
OCCI sendiri merupakan salah satu organisasi ekonomi tertua dan paling berpengaruh di Jepang, dengan sejarah panjang sejak tahun 1878.
Organisasi ini saat ini mewakili lebih dari 31.000 anggota lintas sektor di wilayah Osaka dan Kansai, termasuk sektor UKM yang mendominasi struktur ekonomi lokal.
Menanggapi kunjungan delegasi Indonesia, Vice Chairman International Business Committee OCCI, Toshiyuki Suzuki, menyambut baik inisiatif tersebut.
Ia menyatakan dukungannya terhadap implementasi Protokol IJEPA serta perluasan kerja sama dengan Indonesia, termasuk menjajaki kemitraan strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.
“Di tengah arus globalisasi dan kompetisi ekonomi yang semakin ketat, kami di OCCI terus berupaya membuka masa depan Osaka melalui inisiatif yang bersifat visioner dan berpandangan global. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi UKM di kedua negara,” ujar Toshiyuki.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antara Indonesia dan Jepang, terutama dalam membangun ekosistem UKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










