Bakal Impor Minyak Rusia, KPI: Sesuai Aturan OFAC
Yosi Winosa | 21 Mei 2025, 13:55 WIB

AKURAT.CO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengungkapkan Indonesia sudah mulai membuka tender pengadaan minyak mentah sejak Mei 2024.
Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman mengungkapkan pihaknya telah mendata kebutuhan minyak mentah untuk kilang-kilang perseroan. Hal itu lantaran pengadaan ini dilakukan melalui lelang terbuka, termasuk untuk minyak mentah dari Rusia.
"Jadi semua lelang kebutuhan crude kita, kita publish untuk lelang, ya di lelang ya, ke perusahaan-perusahaan yang teraftar di kilang. Termasuk, kalau crude Rusia, ada beberapa crude Rusia yang masuk," jelasnya ketika ditemui di gelaran Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (21/5/2025).
Taufik menegaskan proses impor minyak dari Rusia ini akan dilakukan sesuai prosedur dan persyaratan yang berlaku, termasuk peraturan dari Office or Foreign Assets Control (OFAC).
"Kita juga akan ada sesuai dengan peraturan OFAC-nya, yang dari U.S. Nah, tetap harus ngikutin itu. Kalau crude yang lain, kalau teman-teman nanya spesifikasi crude nya apa, masuk aja ke website KPI, itu ada spesifikasi crude nya, sudah kita buka," tuturnya.
Namun demikian, ia tidak merincikan lebih detail berapa volume impor minyak mentah dari Rusia tersebut. Ia hanya memastikan bahwa spesifikasinya akan sesuai dengan kilang-kilang yang ada di dalam negeri.
Taufik menambahkan,nantinya mekanisme impor minyak dari Rusia ini akan dilakukan untuk serapan langsung ke kilang atau refinery, bukan tangki penyimpanan atau storage.
"Iya (langsung ke kilang). Ada punya crude Rusia yang sesuai dengan kita, terus terdaftar di kilang, silahkan ikut tender. Tapi tetap tendernya berdasarkan kriteria tender yang disepakati," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










