Akurat

ESDM Tawarkan 3 Blok Migas Baru, Potensi Capai 2,2 Miliar Barel

Camelia Rosa | 20 Mei 2025, 18:40 WIB
ESDM Tawarkan 3 Blok Migas Baru, Potensi Capai 2,2 Miliar Barel

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penawaran atau lelang tiga Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) dalam Lelang Tahap I 2025.

Ketiga WK tersebut diantaranya WK Gagah di Sumatra Selatan, WK Perkasa di lepas pantai Jawa Timur, dan WK Lavender di lepas pantai Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

"Secara total, ketiga wilayah kerja yang ditawarkan memiliki potensi sekitar 2,2 miliar barel setara minyak atau barrel of oil equivalent (BOE)," jelas Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tri Winarno dalam acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Senin (20/5/2025).

Baca Juga: Wamen ESDM Tegaskan Komitmen Energi Bersih RI di Pertemuan Menteri Energi BRICS

Tri merincikan, WK Gagah memiliki potensi sumber daya minyak dan gas sekitar 173 juta barel minyak (MMbo) atau 1,1 triliun kaki kubik gas (Tcf). Kemudian, WK Perkasa memiliki potensi sumber daya minyak dan gas sekitar 228 MMbo atau 1,3 Tcf dan WK Lavender memiliki potensi sumber daya gas sekitar 10 Tcf.

Namun demikian, Tri menekankan bahwa WK Lavender secara khusus ditawarkan hanya kepada PT Pertamina (Persero). Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 39 Peraturan Menteri ESDM Nomor 35 Tahun 2021.

Lebih lanjut Tri menuturkan, salah satu hal yang menarik dari lelang WK migas kali ini adalah bagi hasil (split) yang ditawarkan untuk kontraktor berkisar 45-50%. Naik dari sebelumnya hanya berkisar 15-30%.

Baca Juga: Kebut Bahan Bakar Etanol, Kementerian ESDM Nego Bea Masuk ke Kemenkeu

"Hal ini untuk mendorong investasi, terutama eksplorasi yang lebih agresif," imbuhnya.

Selain itu, sambung Tri, bonus tanda tangan yang dipersyaratkan juga relatif rendah yakni berkisar USD200.000 hingga USD300.000 dollar, nilai ini relatif lebih rendah jika dibandingkan sebelumnya berkisar USD1 hingg USD2 juta dollar.

Terakhir Tri menyebutkan bahwa jadwal lelang dan mekanisme tender telah dipublikasikan di situs resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan batas akhir pengajuan dokumen untuk penawaran langsung lelang tahap pertama 2025 ini adalah 4 Juli 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.