AKURAT.CO Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendesak Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) membuka akses pendanaan sertifikasi ISPO secara lebih mudah, menyusul terbitnya Perpres Nomor 16 Tahun 2025.
Ketua Umum SPKS, Sabarudin menyatakan bahwa dana BPDPKS sejatinya merupakan hasil pungutan dari petani sawit sehingga sudah sepantasnya digunakan untuk mendukung mereka dalam memperoleh sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
“Dana itu dari petani, jadi harus kembali untuk petani. Mekanismenya perlu dibuka dan dipermudah agar sertifikasi ISPO bisa cepat terlaksana,” ujar Sabarudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/5/2025).
Baca Juga: BPDPKS Ajak Generasi Muda Lebih Objektif Mengenal Sawit
Menurut Sabarudin, Perpres Nomor 16 Tahun 2025 telah menetapkan bahwa biaya sertifikasi ISPO bagi petani dapat didanai dari BPDPKS.
"Termasuk untuk pendataan, pelatihan, penguatan koperasi, hingga penerbitan STDB," ucapnya.
Dirinya menilai selama ini petani kesulitan mengakses dana tersebut, padahal dana yang terkumpul dari potongan harga Tandan Buah Segar (TBS) petani mencapai Rp20 triliun hingga Rp50 triliun per tahun.
Baca Juga: BPDPKS Danai 346 Riset Pengembangan Kelapa Sawit
“Jika tidak ada kemudahan akses dana, maka sertifikasi ISPO akan mandek dan tidak berjalan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik










