Akurat

RI Jadi Negara Paling Dermawan Soal Izin Tambang

Camelia Rosa | 7 Mei 2025, 16:00 WIB
RI Jadi Negara Paling Dermawan Soal Izin Tambang

AKURAT.CO Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah izin tambang paling banyak di dunia. 

Awalnya, Tri mengungkapkan bahwa tingginya harga komoditas nikel dan rendahnya biaya belanja modal yang dikeluarkan serta cepatnya periode pengembalian investasi, akhirnya membuat investor tertarik membangun smelter di Indonesia. Bahkan menurutnya hanya di Indonesia yang dalam kurun waktu 3 sampai 4 tahun bisa ada 50 smelter. 
 
"Dan perlu Bapak-Ibu anggota ketahui bahwa jumlah perizinan tambang terbanyak di seluruh dunia adalah Indonesia. Dari kelas raksasa sampai dengan kelas sangat kecil," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI baru-baru ini.
 
 
Oleh sebab itu, Tri mengakui sulitnya membuat regulasi di sektor Minerba. "Itulah kenapa yang namanya regulasi di Minerba itu sangat susah sekali. Karena kita harus menjangkau yang paling atas, tetapi juga bisa dilaksanakan oleh yang paling bawah," pungkas Tri. 
 
Disisi lain, Tri juga memastikan bahwa  sektor minerba dalam negeri tidak terdampak kebijakan tarif timbal balik atau tarif resiprokal yang dikenakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebesar 32%. 
 
Ia bilang, Indonesia sejatinya tidak bergantung pada negara lain untuk bahan-bahan penting yang digunakan dalam sektor pertambangan. 
 
"Tetapi secara prinsip untuk yang bahan-bahan penting itu kita engga dari mereka. Untuk pertambangan, utamanya minerba, kita enggak ada ini lah, enggak ada pengaruh lah sebetulnya," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.