Akurat

Menko Zulhas Pastikan Stok Ayam Ras dan Telur Aman Selama Ramadan Hingga Lebaran

Yosi Winosa | 5 Maret 2025, 12:40 WIB
Menko Zulhas Pastikan Stok Ayam Ras dan Telur Aman Selama Ramadan Hingga Lebaran

AKURAT.CO Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memastikan ketersediaan ayam ras dan telur tetap aman selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi selama periode tersebut.

Dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Zulhas menyatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan para produsen untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan pasokan di pasar tradisional maupun modern.

"Kami sepakat sama-sama menjaga suplai. Selama bulan suci Ramadan dan Lebaran, suplai harus dilebihkan," ujarnya, di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Untuk memastikan stok yang memadai, Zulhas meminta para produsen meningkatkan produksi ayam ras dan telur hingga 20% lebih tinggi dari produksi normal. Dengan tambahan suplai ini, diharapkan harga tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan yang merugikan konsumen.

Baca Juga: Pemerintah Upayakan Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadan Terus Stabil

Permintaan ayam ras dan telur memang selalu meningkat saat Ramadan dan Lebaran. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan peningkatan produksi dari 100% menjadi 120% atau bahkan lebih jika memungkinkan.

“Syukur-syukur bisa lebih dari 120 persen. Semua pihak juga menyadari bahwa permintaan selalu naik pada periode ini, jadi produksinya pun harus ikut naik,” katanya.

Saat ini, harga eceran tertinggi (HET) untuk ayam ras ditetapkan sebesar Rp40 ribu per kilogram. Namun, di beberapa pasar, harga jualnya masih bervariasi antara Rp34 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram. Sementara itu, HET untuk telur ditetapkan sebesar Rp27 ribu per kilogram.

Zulhas menegaskan bahwa para peternak ayam dan pelaku usaha telah sepakat untuk menjual ayam ras dan telur sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah. Kesepakatan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan harga tetap stabil selama periode Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga: Zulhas Pastikan Stok Pangan Jelang Ramadhan Aman dengan Harga Terjangkau

Lebih lanjut, Zulhas menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah, peternak, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di pasar.

"Semua yang ada di sini pengusaha-pengusahanya kompak. Kadang-kadang memang ada sedikit perbedaan pendapat, tapi saat Lebaran dan bulan puasa, semuanya sepakat untuk memastikan stok lebih dari cukup dan harga tetap terjangkau," ujarnya.

Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan harga di lapangan guna mencegah adanya spekulasi yang dapat merugikan masyarakat. Jika ditemukan indikasi permainan harga, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

Selain itu, distribusi juga menjadi perhatian utama untuk memastikan ketersediaan ayam ras dan telur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil. Pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperlancar arus distribusi dan mencegah kendala logistik yang dapat menyebabkan lonjakan harga di tingkat konsumen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa