Komisaris Amini Pengangkatan Maroef Sjamsoeddin Sebagai Dirut MIND ID

AKURAT.CO Komisaris PT Pertamina (Persero), Grace Natalie membenarkan adanya pergantian posisi Direktur Utama Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID dari Hendi Prio Santoso menjadi Maroef Sjamsoeddin.
Dijelaskan Grace, pergantian tersebut dilakukan dalam RUPS hari ini, Senin (3/3/3025). "Benar," jelasnya ketika dihubungi Akurat.co.
Namun Garce enggan mengomentari terkait status Maroef Sjamsoeddin yang berpotensi rangkap jawaban ataupun melanggar aturan, mengingat yang bersangkutan merupakan Purnawirawan TNI AU.
"Silahkan ditanyakan ke Kementerian BUMN," lanjutnya.
Senada, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Fuad Bawazier turut membenarkan adanya pergantian posisi Direktur Utama Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID dari Hendi Prio Santoso menjadi Maroef Sjamsoeddin. Dijelaskan Fuad, pergantian tersebut dilakukan dalam RUPS hari ini, Senin (3/3/3025).
"Iya betul, tadi jam 14.30 WIB," jelasnya ketika dihubungi Akurat.co.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Energi (BUMN) Erick Thohir merombak petinggi Holding Industri Pertambangan MIND ID dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini, Senin (3/3/2025).
Baca Juga: MIND ID Optimistis Danantara Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi
Adik kandung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Maroef Sjamsoeddin dikabarkan telah diangkat menjadi Direktur Utama MIND ID menggantikan Hendi Priyo Santoso yang telah menjabat sejak 29 Oktober 2021.
Sebagai informasi, Maroef Sjamsoeddin sendiri sebelumnya juga pernah menjabat sebagai pemimpin di perusahaan pertambangan di Tanah Air. Maroef pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia pada 2015-2016.
Maroef merupakan purnawirawan TNI Angkatan Udara. Lulus dari Akademi Angkatan Udara pada 1980, Maroef pernah menjabat sebagai Komandan Skadron 465 Paskhas, Atase Pertahanan RI untuk Brasil, Direktur Kontra Separatis BIN, Sahli Hankam BIN dan Wakil Kepala BIN selama periode 2011-2014.
Maroef berasal dari keluarga tentara. Ayahnya seorang tentara, demikian juga kakaknya, Sjafrie Sjamsoeddin yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Selama 34 tahun menjalani karier sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, Maroef pernah menjabat sebagai Komandan Skadron 465 Paskhas, Atase Pertahanan RI untuk Brasil, Direktur Kontra Separatis BIN, Sahli Hankam BIN dan Wakil Kepala BIN selama periode 2011-2014.
Maroef juga sempat terseret skandal "Papa Minta Saham” bersama mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto atau Setnov dan saudagar minyak “The Gasoline Godfather” Mohammad Riza Chalid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










