Bos Pertamina Minta Maaf dan Janji Layani Masyarakat dengan Optimal
Camelia Rosa | 3 Maret 2025, 14:19 WIB

AKURAT.CO Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf sebagai buntut kasus dugaan korupsi Tata Kelola Minyak Mentah dan produk kilang PT Pertamina, Sub Holding dan Kontraktor Kerja Sama periode 2018-2023.
"Pada kesempatan ini, saya Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina Persero menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Simon menegaskan bakal memimpin langsung seluruh jajaran perusahaan untuk melakukan pembenahan dalam rangka memperbaiki tata kelola migas nasional agar dapat melayani masyarakat secara optimal.
Baca Juga: Ribut Soal Blending BBM, Pengamat: Mega Korupsi Minyak Mentah Pertamina Harus Diusut Tuntas!
"Kami berterima kasih atas kepedulian seluruh rakyat Indonesia. Kami berterima kasih atas masukan-masukan yang telah kami terima yang tentunya akan menjadi kritik dan bahan cambukan bagi Pertamina untuk bekerja lebih baik lagi di masa mendatang," terangnya.
Simon juga berjanji bahwa Pertamina senantiasa menghormati dan mengapresiasi upaya Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah mengungkap dugaan tindakan hukum yang terjadi di anak usaha Pertamina.
"Ini tentunya adalah peristiwa yang memukul kita semua. Tentunya ini adalah salah satu ujian besar yang dihadapi oleh Pertamina," imbuhnya.
Simon menambahkan, Pertamina ini bukan hanya aset bangsa, tetapi urat nadi hajat hidup masyarakat Indonesia. Untuk itu, harus dijaga bersama-sama. "Saya sebagai pucuk pimpinan akan berdiri di garis terdepan untuk memastikan agar Pertamina menjadi kebanggaan dan kepercayaan rakyat Indonesia," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









