Akurat

HAIS Bukukan Laba Bersih Rp121,29 Miliar di 2025

M. Rahman | 24 Februari 2025, 19:23 WIB
HAIS Bukukan Laba Bersih Rp121,29 Miliar di 2025

AKURAT.CO HAIS atau PT Hasnur Internasional Shipping Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp121,29 miliar pada 2024.

Capaian ini tak lepas dari raiahan pendapatan perseroan pada tahun 2024 sebesar Rp1,02 triliun, yang naik 8,09% dibanding pendapatan tahun 2023 yang sebesar Rp941,91 miliar

Selain itu juga terdapat pertumbuhan aset perusahaan pada 2024 sebesar 31,18% menjadi Rp1,20 triliun dari Rp914,49 miliar pada 2023. Pertumbuhan aset ini terjadi seiring dengan penambahan 3,5 set armada tugboat dan barge pada 2024.

Pertumbuhan pendapatan Perseroan sejalan dengan peningkatan volume muatan kargo yang mencapai 12,09 juta metrik ton (MT) pada 2024, naik 8,27% dari 11,17 juta MT pada tahun 2023 dengan kargo batu bara sebagai kontributor utama.

Baca Juga: Hasnur (HAIS) Bidik Pertumbuhan Pendapatan dan Laba 5-10 Persen di 2025

Menurut Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk, Rickie, capaian pada tahun 2024 merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim.

Perusahaan mengapresiasi kontribusi karyawan, mitra bisnis, serta dukungan dari para pemegang saham yang memungkinkan kami untuk terus berkembang di tengah tantangan industri.

"Dengan komitmen yang kuat, kami yakin HAIS akan semakin solid dalam menghadapi tahun-tahun mendatang," ungkap Rickie, Senin (24/2/2025).

Dalam mendukung pertumbuhan bisnis, pada 2024 Perseroan terus melakukan investasi strategis dengan menambah 3,5 set armada baru sehinga total armada Perseroan per Desember 2024 sebanyak 19 tugboat dan 19 barge.

Selain ekspansi armada, Perseroan juga memperkuat kapabilitas operasional dalam bisnis floating loading facilities (FLF) melalui entitas anak usaha PT Hasnur Resources Terminal, yang membuat perusahaan joint venture dengan PT Multi Guna Maritim bernama PT Hasnur Multi Sinergi, untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di industri logistik maritim.

Meskipun menghadapi tantangan dari fluktuasi harga komoditas dan kondisi pasar, Perseroan tetap berkomitmen pada operational excellence dan efisiensi biaya.

Implementasi teknologi dan optimalisasi rute pengiriman terus dilakukan guna meningkatkan daya saing serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

"Kami tetap optimis terhadap prospek bisnis ke depan dengan strategi yang berfokus pada ekspansi terukur, diversifikasi layanan, serta peningkatan efisiensi operasional. Dengan fundamental yang kuat, kami yakin dapat terus tumbuh dan memberikan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya," papar Rickie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa