ASDP Prioritaskan Keselamatan Penyeberangan di Tengah Cuaca Ekstrem
Hefriday | 2 Februari 2025, 23:16 WIB

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan penyeberangan selama arus balik long weekend Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025.
Di tengah potensi cuaca ekstrem, ASDP menerapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan bagi masyarakat.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan bahwa lonjakan trafik selama libur panjang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat.
Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan ini menuntut kesiapan lebih dalam aspek operasional dan keselamatan, terutama di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP terus mengoptimalkan sistem digitalisasi, khususnya melalui platform pemesanan tiket online Ferizy. Digitalisasi ini telah terbukti mempercepat proses keberangkatan serta mengurangi antrean di pelabuhan, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna jasa.
Baca Juga: Pola Perjalanan Masyarakat Berubah, ASDP Catatkan Penurunan Jumlah Penumpang pada Nataru 2025
Hingga saat ini, sistem reservasi online tersebut telah diterapkan di 28 pelabuhan di seluruh Indonesia. Di samping digitalisasi, ASDP juga meningkatkan aspek keselamatan, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Mengacu pada instruksi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, ASDP terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau prakiraan cuaca secara real-time. Dengan langkah ini, kesiapan armada dapat dipastikan menghadapi kondisi ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Shelvy menegaskan bahwa ASDP tidak akan ragu untuk menunda atau membatalkan perjalanan jika kondisi cuaca dinilai membahayakan keselamatan pelayaran. Keputusan ini akan selalu berpedoman pada izin berlayar yang diterbitkan oleh regulator.
"Keselamatan adalah prioritas utama kami. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, perjalanan dapat ditunda hingga situasi kembali aman untuk berlayar," ujarnya di Merak Banten, Sabtu (1/2/2025).
Dalam rangka memperketat pengawasan keselamatan, ASDP telah meningkatkan pemeriksaan kesiapan kapal, memastikan semua alat keselamatan berfungsi optimal, serta memperkuat pengawasan di pelabuhan.
Selain itu, pengguna jasa diimbau untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas baik di pelabuhan maupun di atas kapal.
Berdasarkan data produksi periode 24-30 Januari 2025, lintasan Merak-Bakauheni mencatat lonjakan signifikan, dengan 233.962 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa.
Angka ini meningkat 64% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 59.593 unit, naik 44% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Di jalur sebaliknya, arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera mencapai 249.542 penumpang, meningkat 51% dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang juga mengalami kenaikan sebesar 40%, mencapai 60.139 unit.
Lonjakan serupa juga terjadi di jalur Ketapang-Gilimanuk. Arus balik dari Bali ke Jawa mencatat 180.451 penumpang, naik 25% dibandingkan tahun lalu. Jumlah kendaraan yang menyeberang di jalur ini juga meningkat 14%, mencapai 44.431 unit.
Sementara itu, pergerakan dari Jawa ke Bali mengalami kenaikan 29% dengan total 181.074 penumpang dan 44.279 unit kendaraan.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, ASDP terus berupaya memberikan layanan terbaik melalui digitalisasi dan peningkatan standar keselamatan. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa ferry di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









