Akurat Logo

Pemerintah Tetapkan Kuota FLPP 220.000 Unit di 2025

Demi Ermansyah | 23 Desember 2024, 21:50 WIB
Pemerintah Tetapkan Kuota FLPP 220.000 Unit di 2025

AKURAT.CO Komisioner BP Tapera, Heru Punya Nugroho menyampaikan bahwa dana segar sebesar Rp28, 2 Triliun siap digelontorkan untuk Kredit Pemilikan Ruma (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2025.

Dimana melalui program ini, lanjutnya, BP Tapera akan menargetkan pembangunan 220.000 unit rumah dan melibatkan kerja sama dengan 39 bank penyalur yang mayoritas (32 bank) adalah BPD dan sisanya bank nasional.

“Dengan dukungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Kementerian Keuangan, kami pastikan awal Januari nanti, bank sudah bisa mulai akad KPR FLPP,” jelasnya dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin (23/12/2024).

Baca Juga: Kuota FLPP Bakal Naik di Pemerintahan Prabowo

Dalam sambutannya tersebut, Heru menekankan pentingnya persiapan dari para stakeholder, terutama bank penyalur dan pengembang. Ia meminta agar unit-unit rumah yang akan didistribusikan sudah dalam kondisi siap pakai.

“Ini langkah nyata sesuai arahan Menteri untuk mendukung program 3 juta rumah. Jadi, kita butuh kerja sama dari semua pihak agar unit-unit rumahnya benar-benar ready stock,” ujarnya.

Sebab saat ini, skema pendanaan FLPP masih menggunakan formula 75% dari APBN dan 25% dari perbankan. Namun, Heru menyebutkan ada usulan untuk mengubah komposisinya menjadi 50:50.

“Kami sudah hitung bersama teman-teman dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Kementerian PKP. Kalau skemanya 50:50, kita bisa bangun hingga 330.000 unit rumah dengan dana yang sama. Jadi, ini bisa mempercepat pencapaian target,” ungkapnya.

Namun, perubahan skema ini masih dalam tahap pembahasan, dan keputusan final akan bergantung pada evaluasi mendalam dari pemerintah.

Berbicara lainnya, Heru menegaskan penyaluran KPR FLPP 2025 bukan hanya soal angka, tapi juga soal dampak sosial. Pemerintah berharap, dengan kerja sama yang solid antara BP Tapera, bank penyalur, dan pengembang, program ini bisa berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Langkah ini bukan hanya tentang rumah, tapi juga tentang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan rumah yang layak, masyarakat bisa hidup lebih sejahtera,” ucapnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.