Akurat

PT Nusa Halmahera Minerals Raih Sertifikasi Internasional, Bukti Komitmen pada K3 dan Lingkungan

M. Rahman | 5 Oktober 2024, 13:26 WIB
PT Nusa Halmahera Minerals Raih Sertifikasi Internasional, Bukti Komitmen pada K3 dan Lingkungan

AKURAT.CO Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan keselamatan pekerja, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), salah satu perusahaan tambang terbesar di Maluku Utara, berhasil melakukan integrasi sistem kerja antara ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan) dengan ISO 45001 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3). Integrasi ini telah resmi diterapkan sejak Januari 2024.

Menurut Manajer Environment NHM, Widi Wijaya, sertifikasi internasional ini diperoleh setelah melalui serangkaian audit eksternal dilakukan oleh tim auditor dari TSI Sertifikasi Internasional pada 20-22 Agustus 2024.

TSI, sebagai salah satu badan sertifikasi terkemuka di Indonesia, mengirimkan auditor Kristiawan Hartanto, Luhut Martahi Tumbur, dan Susmoyo Adi yang langsung mengunjungi Tambang Emas Gosowong. Mereka didampingi jajaran manajemen, terutama dari Departemen Lingkungan (Environment) dan Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHS/K3).

Baca Juga: Peluang Karier Semakin Besar dengan Sertifikat Ahli K3 Umum

"Penerapan ISO ini dimulai dari menentukan konteks organisasi, perencanaan, hingga implementasi dan corrective action plan. Sertifikasi ini merupakan bonus dari keberhasilan implementasi ISO di NHM," ujar Widi dikutip Sabtu (5/10/2024).

Widi menambahkan, kebutuhan perusahaan untuk bergerak maju dalam pengelolaan Aspek K3 dan Lingkungan menjadi dasar penerapan ISO 14001 dan 45001. Proses implementasi ISO 14001 & 45001 dimulai dari identifikasi risiko, perencanaan yang matang, hingga pelaksanaan dan evaluasi secara berkala. Semua ini dilakukan dengan tujuan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan dalam proses implementasi K3 dan Lingkungan.

"Rangkaian proses pengembangan, implementasi hingga siap untuk sertifikasi memerlukan di NHM sendiri memakan waktu lebih dari 6 bulan. Raihan sertifikasi ISO ini membuat NHM memiliki keunggulan dan pengakuan bahwa Perusahaan sudah menerapkan ISO dan diakui secara Internasional karena secara periodik diaudit oleh badan sertifikasi ternama,” tambah Widi.

Senada, Manajer OHS NHM, dr. Kuncoro, mengatakan  bahwa program K3 dan lingkungan merupakan bagian dari Kaidah Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice). 

Manajer OHS di PT NHM menjadi Anggota APKPI Bidang Kesehatan Kerja Pertambangan. Dengan diraihnya sertifikasi ISO 14001 dan 45001, PT NHM makin memperkuat posisinya sebagai perusahaan tambang yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan dalam operasionalnya.

"Dalam melakukan operasional pertambangan, kita sudah dan terus memenuhi regulasi Pemerintah khususnya dari Kementerian ESDM melalui Sistem Manajemen K3 dan Sistem Manajemen Lingkungan. Integrasi sistem ISO 45001 & ISO 14001 merupakan suatu pengakuan internasional dimana praktik-praktik Pengelolaan Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan sudah diterapkan dengan baik. Pencapaian ini diraih atas komitmen Manajemen dan keterlibatan seluruh karyawan/mitra kerja NHM," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa