Mendag Zulhas Pastikan Pembahasan Perjanjian Dagang Indonesia-Turki akan Dilanjutkan

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan atau Zulhas, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki, Omer Bolet, di sela-sela agenda Pertemuan Tingkat Menteri Organisasi Kerja Sama Islam/OKI dan Pertemuan Informal Menteri Perdagangan D-8.
Pertemuan keduanya membahas sejumlah isu strategis salah satunya perkembangan perundingan Indonesia-Turkiye Comprehensive Economic Partnership (IT-CEPA) yang sempat tertunda selama 4 tahun.
Mendag Zulhas menegaskan bahwa Indonesia mendorong agar perundingan dilanjutkan.
Baca Juga: PDIP Buka Peluang Koalisi Bersama PKB di Pilkada Jatim
"Indonesia mendorong untuk segera melanjutkan perundingan IT-CEPA sebagaimana kesepakatan Preside RI dan Presiden Turki," ujar Mendag di Istanbul, Turki, Senin (10/6/2024).
Lebih lanjut, Zulhas yang juga Ketua Umum PAN tersebut menjelaskan bahwa dengan mempercepat IT-CEPA maka berbagai kerjasama dalam rangka meningkatkan perdagangan kedua negara juga bisa diakselerasi.
Sementara itu, Mendag Turki, Omer Bolet, menegaskan, Turki juga ingin meningkatkan perdagangan dengan Indonesia. Mengingat Turki sangat bergantung perdagangannya dengan dengan Eropa.
Baca Juga: Proses Produksi Hanya Pakai Smartphone, Grup Band Indie Nosstress Rilis Album 'Lebih Dekat'
Mendag Zulhas menjawab, hal itu dengan menegaskan bahwa Indonesia-Turki punya hubungan yang panjang lebih 600 tahun.
Indonesia baru menyelesaikan Pemilu dan Presiden terpilih berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan di berbagai sektor antara lain alutsista, peningkatan ekspor produk unggulan Indonesia hingga pembangunan Ibu Kota baru merupakan peluang yang bagus untuk memperkuat pedagangan kedua negara.
“Dengan jumlah penduduk lebih/kurang 280 juta jiwa, situasi politik yang stabil, PDB Indonesia sekarang USD1,4 triliun, 10 tahun terakhir ekonomi kami tumbuh di atas 5 persen. Inflasi terkendali di bawah 3 persen tahun lalu bahkan 2,6 persen, serta stabilitas politik yang terjaga maka ini peluang kerjasama yang baik antara Indonesia dan Turki,” pungkas Zulhas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







