Akurat

Tembus 78 Ribu Orang, Penumpang Whoosh Melonjak 28 Persen Selama Libur Panjang

Silvia Nur Fajri | 13 Mei 2024, 15:36 WIB
Tembus 78 Ribu Orang, Penumpang Whoosh Melonjak 28 Persen Selama Libur Panjang

AKURAT.CO PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan lonjakan penumpang yang signifikan selama libur panjang, dengan 78 ribu penumpang mencatat perjalanan dengan kereta cepat Whoosh sejak 8 Mei 2024.

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, lonjakan ini mencapai 28% dibandingkan dengan hari biasa.

"Banyak penumpang yang memanfaatkan Whoosh karena menawarkan perjalanan yang efisien dan nyaman sehingga waktu liburan tidak habis diperjalanan," ungkap Eva dikutip Senin (13/5/2024).

Baca Juga: Viral Whoosh Bocor, Begini Penjelasan Manajemen KCIC

KCIC melayani rata-rata 19 sampai 20 ribu penumpang per hari selama libur panjang ini, meningkat dari biasanya di 15 sampai 16 ribu penumpang per hari. Seluruh 240 perjalanan Kereta Cepat Whoosh berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala.

Penumpang tertinggi terjadi pada tanggal 8 dan 9 Mei 2024, dengan lebih dari 20 ribu penumpang per hari yang menggunakan Whoosh. Puncak keberangkatan penumpang dari Stasiun Halim terjadi pada 9 Mei 2024, naik 22% dibanding hari biasa.

Untuk hari ini, Minggu (12/5/204), telah terjual 13 ribu tiket sementara, dengan penumpang didominasi melakukan perjalanan dari Padalarang maupun Tegalluar menuju Halim.

Jadwal Whoosh yang menjadi favorit masyarakat adalah mulai keberangkatan pukul 11.00 hingga pukul 17.00, dengan okupansi sudah berada di atas 85%.

Eva memprediksi penumpang masih akan tinggi bahkan hingga Senin pagi, khususnya untuk relasi menuju Stasiun Halim. 

"Alhamdulillah di libur panjang kali ini lonjakan penumpang sangat tinggi dan KCIC berhasil melayani seluruhnya dengan baik. Semua pelayanan berjalan lancar dan masyarakat dapat menghabiskan libur panjang akhir pekannya dengan nyaman," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.