Bos Pertamina Sepakati Usulan DPR Cabut Izin SPBU Nakal

AKURAT.CO Di SPBU 34.17106, Bekasi, kasus terjadi dimana BBM Pertalite tercampur air menyebabkan kendaraan mogok setelah pengisian BBM.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyetujui usulan pencabutan izin SPBU yang nakal oleh anggota Komisi VI DPR.
Nicke menyatakan tak ada toleransi terhadap pelaku kecurangan tersebut.
Baca Juga: BBM di SPBU Bekasi Sengaja Dicampur Air, 3 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
"Saya sepakat, kita cabut saja izinnya karena (kecurangan) ini tidak bisa kita tolerir, khususnya adalah untuk konsumen," kata Nicke Widyawati dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR di Jakarta, dikutip Jumat (29/3/2024).
Meskipun demikian, Nicke menegaskan bahwa prioritas utama Pertamina adalah memastikan kelancaran pasokan BBM sebelum mengambil tindakan pencabutan izin SPBU.
"Kita harus memastikan bahwa ketersediaan (SPBU pengganti) di daerah tersebut harus ada. Sebelum adanya pengusaha yang baru menggantikan, tentu perlu ada temporary facility yang kami provide (sediakan)," jelasnya.
Selanjutnya, Nicke juga menekankan pentingnya menjaga distribusi BBM kepada masyarakat agar tidak terganggu akibat penutupan SPBU yang melakukan kecurangan.
Asal tahu, Pertamina menggunakan tiga skema pengelolaan SPBU, yakni COCO atau company owned company operated (dimiliki dan dioperasikan Pertamina), CODO atau company owned dealer operated (dimiliki pertamina, dioperasikan swasta) dan DODO atau dealer owned dealer operated (dimiliki dan dioperasikan swasta).
SPBU COCO punya kode angka 1 di angka keduanya, misal SPBU 31.XXX. Sementara SPBU CODO punya kode angka 3 di angka keduanya, misalnya 43.XXX. Adapun SPBU DODO punya kode angka 4 di angka keduanya, misalnya 34.XXX.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah mengungkapkan bahwa empat SPBU nakal yang melakukan kecurangan di meteran dispenser BBM telah ditemukan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag menjelang musim mudik Lebaran 2024.
"Sebetulnya ada empat (SPBU nakal) yang kita temukan. Ada di Karawang, Bekasi, Bandung, dan Serang," kata Mendag saat menyegel tiga dispenser SPBU di rest area KM 42 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (23/3/2024).
Mendag juga memberikan imbauan kepada pemilik SPBU untuk tidak melakukan tindakan curang, karena akan dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh SPBU di Indonesia menjelang Lebaran.
Menurutnya, tindakan penutupan tersebut dilakukan untuk melindungi kepentingan konsumen. "Sebab menjelang Lebaran ini akan dilakukan pengecekan seluruh SPBU di Indonesia," tegas Mendag.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










