Akurat

Ekspansif, Hyundai Motor Group Bakal Investasi Rp808,6 T hingga 2026

M. Rahman | 28 Maret 2024, 09:56 WIB
Ekspansif, Hyundai Motor Group Bakal Investasi Rp808,6 T hingga 2026

AKURAT.CO Hyundai Motor Group, perusahaan otomotif asal Korea Selatan, mengumumkan rencana ambisius untuk berinvestasi sebesar USD51 miliar atau sekitar Rp808,6 triliun (kurs Rp15.860) dalam tiga tahun ke depan di Korea Selatan.

Investasi besar ini dilakukan untuk meningkatkan produksi kendaraan listrik dan mengembangkan bisnis baru Hyundai. Diketahui lebih dari separuh dari total investasi tersebut akan dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan infrastruktur baru serta jalur perakitan kendaraan listrik.

Dilansir dari Reuters, Kamis, 28 Maret 2024, komitmen Hyundai Motor Group terhadap ekspansi pasar di Amerika Serikat juga sangat kuat. Perusahaan ini telah menginvestasikan USD12,6 miliar atau sekitar Rp199.77 triliun untuk membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik dan baterai di negara bagian Georgia, AS.

Baca Juga: Hyundai Rogoh Kocek Rp31,3 T untuk Investasi Pabrik Baterai di Cikarang dan Karawang

Diperkirakan Hyundai akan memulai produksi kendaraan listrik di Georgia pada bulan Oktober 2024.

Pengembangan dan investasi besar-besaran ini menunjukkan perbedaan signifikan antara strategi Hyundai dengan beberapa produsen mobil lain yang mungkin memperlambat upaya elektrifikasi otomotif.

Selain itu, Hyundai Motor Group telah mengumumkan serangkaian proyek baru lainya. Salah satunya adalah rencana untuk merombak pabrik Kia guna memproduksi kendaraan listrik kompak.

Pabrik Hyundai lainnya juga akan memulai produksi kendaraan “Purpose-Built Vehicle” pada tahun 2025. Mobil ini dirancang dan dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu, berbeda dengan mobil penumpang biasa yang dirancang untuk penggunaan umum.

Kendaraan Mewah

Sementara itu pabrik Hyundai di Ulsan akan memproduksi massal kendaraan listrik mewah Genesis "ultra-big" pada tahun 2026.

Penjualan kendaraan listrik dari Hyundai Group telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun sejak 2016 hingga 2023. Pada tahun 2016, penjualan global hanya mencapai 2.500 unit dengan model utama yang tersedia adalah IONIQ Listrik.

Makin Mudah! Kemenkeu, Kemenhub, Kemenkes, dan Bank Mandiri Kolaborasi Pangkas Transaksi di Pelabuhan
Jasa Marga Sebut Bakal Ada Diskon Tarif Tol saat Lebaran 2024
Sambut Paskah, KAI Tambah 49 Perjalanan KA Jarak Jauh

Namun, dalam kurun waktu tujuh tahun, penjualan meningkat secara drastis. Pada tahun 2023, penjualan global Hyundai Group mencapai angka yang mengesankan, yaitu 1.040.000 unit. Selama periode tersebut, Hyundai Group terus memperluas jajaran model kendaraan listrik mereka.

Mulai dari IONIQ Listrik dan Kona Listrik pada tahun-tahun awal, hingga penambahan model seperti Sel Bahan Bakar NEXO, Ioniq 5, EV6, IONIQ 6, dan Genesis GV60 pada tahun-tahun berikutnya.

Dengan demikian, Hyundai Motor Group tidak hanya berinvestasi dalam teknologi kendaraan listrik, tetapi juga memperluas jaringan produksi mereka baik di Korea Selatan maupun di negara lain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa