Akurat

Harga Beras Diisukan Mahal, Jokowi: Coba Cek di Pasar

Dwana Muhfaqdilla | 28 Februari 2024, 13:07 WIB
Harga Beras Diisukan Mahal, Jokowi: Coba Cek di Pasar

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk mengecek harga beras terkini di pasar induk. Hal ini menanggapi isu bahwa harga beras di pasar terjadi kenaikan.

"Coba dicek, jangan menginformasikan seperti itu loh ya. Coba dicek di Pasar Induk Cipinang, Pasar Johar,” kata Presiden Jokowi setelah hadir pada Rapim TNI-Polri di Mabes TNI, Jakarta Timur, (28/2/2024).
 
Menurutnya, pengecekan itu harus dilakukan, agar semua pihak tau perkembangan harga beras.
 
Lebih lanjut, Presiden Indonesia ke-7 ini mengaku selalu mengecek harga beras setiap harinya. Karenanya, ia selalu mendapati data-data terkait.
 
 
Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengatakan harga beras premium berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, yakni Rp18.000 per kilogram.
 
Pernyataan lainnya, Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat, bahwa indeks harga semua jenis beras FAO meningkat sebesar 1,2 persen pada Januari 2024 dan mencapai 142,8 poin. Hal ini merupakan level tertinggi harga beras dunia sejak tahun 2008.
 
Demi menekan atau menurunkan harga beras, Kepala Badan Pangan Nasional (BPN), Arief Prasetyo Adi, mengatakan pemerintah banyak memasok beras Bulog atau beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional dan ritel.
 
 
Adapun harga gabah saat ini mulai menurun, dari yang sebelumnya berkisar antara Rp8.000-Rp8.600 rata-rata nasional, kini menjadi Rp7.100. Harga gabah diyakini akan mempengaruhi harga beras yang akan dijual di pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.