Akurat

Begini Hasil Investigasi KNKT atas Kecelakaan KA 17 Argo Semeru

Silvia Nur Fajri | 16 Februari 2024, 20:07 WIB
Begini Hasil Investigasi KNKT atas Kecelakaan KA 17 Argo Semeru

AKURAT.CO Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan investigasi terkait kecelakaan yang melibatkan KA 17 Argo Semeru di petak jalan antara Stasiun Sentolo dan Stasiun Wates, Daop 6 Yogyakarta pada tanggal 17 Oktober 2023.

Investigator Keselamatan Perkeretaapian, Riduran aakbar Siregar mengatakan kecelakaan tersebut disebabkan oleh anjlokan KA 17 Argo Semeru, yang terjadi karena rel di lengkung jalur hilir petak jalan tersebut mengalami buckling atau rel bengkok.

Hal ini disebabkan oleh pemuaian rel akibat kenaikan temperatur di rel karena cuaca panas, serta kurang efektifnya kondisi gap atau celah antara sambungan rel untuk mengakomodir pemuaian rel tersebut.

Baca Juga: KNKT Ungkap Hasil Investagasi Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka, Ternyata Karena Ini

"Adanya anjlokan KA 17 Argo Semeru, yang terjadi karena rel di lengkung jalur hilir petak jalan tersebut mengalami buckling atau rel bengkok," kata Riduan dalam konferensi pers Zoom Meeting, Jumat (16/2/2024).

Dirinci, saat terjadi kondisi kritis sebelum terjadinya buckling, sulit bagi petugas pemeriksa dan peralatan jalan rel maupun masinis untuk mendeteksinya.

Ketika KA 17 Argo Semeru melewati bagian kritis tersebut, terjadi rel bengkok secara tiba-tiba, menyebabkan kereta mengalami anjlokan.

Tabrakan dengan KA 6 Argo Wilis terjadi sekitar satu menit setelah kejadian tersebut. KA 6 Argo Wilis yang melaju pada kecepatan 76 km/jam tidak memiliki cukup jarak pengereman untuk menghentikan kereta sebelum mencapai posisi kereta ke-5 dari rangkaian KA 17 Argo Semeru yang anjlok.

Segingga terjadilah tabrakan antara lokomotif KA 6 Argo Wilis dengan kereta ke-5 dari rangkaian KA 17 Argo Semeru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.