Penjualan Bensin Pertamina Naik 4,5 Persen Selama Libur Nataru 2024

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan penjualan energi selama periode liburan Nataru 2024 (15 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024).
Tercatat, penjualan gasoline (bensin) sebesar 4,5% dibanding rata-rata penyaluran normal. Untuk LPG rumah tangga secara total juga ada peningkatan sebesar 0,2%, namun untuk LPG non subsidi meningkat cukup signifikan hingga 6,8%. Penjualan avtur, atau bahan bakar pesawat terbang juga meningkat sebesar 1,8%.
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Alfian Nasution mengatakan selama Satgas Nataru seluruh operasional Pertamina dari hulu ke hilir telah bekerja 24 jam untuk memberikan pelayanan ke masyarakat.
Baca Juga: Produksi Energi Bersih Pertamina NRE Naik 17 Persen Jadi 5,5 Juta MWh di 2023
Di sisi hulu, hasil produksi minyak tercatat melampaui target sebesar 105%. Begitu juga produksi gas di atas perencanaan tahun 2023 sebesar 101%. Sementara, produksi kilang Pertamina selama masa Satgas Nataru 2023/2024 berjalan sesuai rencana ditunjukkan dengan realisasi produksi yang rata – rata melebihi rencana produksi bulan Desember 2023.
Menurut Alfian, untuk mendistribusikan energi selama Nataru, Pertamina mengoperasikan 304 unit kapal. Jumlah tonase seluruh kapal tersebut mampu mendistribusikan semua cargo ke Terminal BBM dan LPG dalam rangka menjaga ketahanan stok di Terminal dan LPG.
Melalui Subholding Gas, Pertamina telah menyalurkan gas dari 29 Wilayah Kerja yang terdiri dari 24 Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) kepada 3.019 Pelanggan Komersial dan Industri, 1.967 pelanggan kecil dan 834.165 pelanggan rumah tangga (jargas).
"Seluruh fasilitas Holding, Subholding, Anak Perusahaan atau Unit Operasional dalam kondisi normal aman dan tetap memperketat pengamanan serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah insiden yang dapat mengganggu dan merugikan perusahaan," ungkap Alfian dikutip Selasa (9/1/2024).
Senada, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati mengatakan selama periode posko Nataru, dibandingkan penyaluran normal, secara rata-rata terdapat kenaikan penyaluran gasoline sebesar 4,5% dan avtur sebesar 1,8%. Sedangkan gasoil turun sebanyak 3,9%.
Erika menguraikan, kenaikan penyaluran gasoline tertinggi secara nasional terjadi pada arus mudik yang terjadi pada tanggal 23 Desember 2023, dengan kenaikan sebanyak 15,73% dari penyaluran normal. Sementara untuk arus balik, terjadi kenaikan penyaluran gasoline pada tanggal 26 Desember 2023 dengan peningkatan sebesar 8,56%. Pada arus balik II juga terdapat peningkatan gasoline sebesar 9,14%, yang terjadi di tanggal 3 Januari 2024.
Meski terdapat kenaikan penyaluran BBM, Erika menyebutkan bahwa dari laporan satgas nataru sektor ESDM dapat disimpulkan bahwa selama Nataru, penyaluran BBM secara umum dalam kondisi yang aman dengan coverage days stok BBM nasional berkisar antara 3 hingga 64 hari. Satgas telah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk siap siaga dalam menghadapi lonjakan yang akan terjadi pada periode libur nataru ini.
"Pada periode ini, telah disiagakan sebanyak 116 Terminal BBM, 7.897 SPBU, 5.480 Pertashop, dan 71 DPPU. Serta dengan layanan BBM tambahan berupa SPBU Siaga, Kiosk Pertamina Siaga, Motorist, dam Mobil Tangki Standby," tutur Erika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










