Akurat

Laporan SGIE Terbaru Edisi Kesepuluh (2023) Bakal Dirilis Besok

M. Rahman | 25 Desember 2023, 14:13 WIB
Laporan SGIE Terbaru Edisi Kesepuluh (2023) Bakal Dirilis Besok

AKURAT.CO Laporan pemeringkatan ekonomi dan keuangan syariah global oleh DinarStandard atau State of The Global Islamic Economy (SGIE) edisi terbaru (2023/2024) bakal dirilis secara global serempak besok, Selasa, 26 Desember 2023 pukul 12.00 waktu Dubai atau 15.00 WIB.

Bagi yang ingin menyaksikan dan penasaran dengan peringkat terkini ekonomi dan keuangan syariah Indonesia di kancah global, bisa mendaftarkan untuk mendapatkan link Zoom di sini.

"Dengan rendah hati kami mengumumkan peluncuran edisi kesepuluh laporan SGIE. Peluncuran secara virtual akan dilaksanakan pada 26 Desember. Daftarkan diri Anda sekarang untuk mengikuti acara peluncuran dan mendapatkan salinan laporan," tulis DinarStandard dalam akun X nya, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga: Laporan SGIE Disebut dalam Debat Cawapres Perdana, Ini Tanggapan Pemiliknya

Diketahui, dalam laporan SGIE sebelumnya, Indonesia menempati posisi ke-4 besar pemeringakatan ekonomi dan keuangan syariah secara global, di bawah Malaysia, Arab Saudi, UEA. Jika dibedah, Indonesia peringkat ke-2 untuk kategori makanan dan minuman halal, peringkat ke-3 untuk kategori fesyen halal, peringkat ke-6 untuk kategori keuangan syariah serta peringkat ke-9 untuk kategori farmasi dan kosmetik. Sementara untuk dua kategori lainnya yakni muslim friendly travel dan media & recreation, Indonesia terlempar dari posisi 10 besar.

Asal tahu, laporan SGIE didukung oleh Departemen Ekonomi dan Pariwisata (DET) Dubai yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2013 serta berkolaborasi dengan Salaam Gateway, media internasional yang terafiliasi dengan DinarStandard.

Laporan SGIE sendiri menjadi viral setelah disebut dalam debat cawapres perdana beberapa waktu lalu.

Di sesi ke-5 debat cawapres perdana semalam, Gibran kembali melontarkan pertanyaan mengejutkan ke Muhaimin soal SGIE. Menurut Gibran, sebagai Ketua PKB, Muhaimin sangat pas membahas isu ini.

"Bagaimana langkah Gus Muhaimin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE?," ujar Gibran dalam debat Jumat malam (22/12/2023).

Gelagapan, Muhaimin mengaku tak paham dengan maksud dari SGIE dalam pertanyaan Gibran tersebut. Gibran lantas menjelaskan kembali bahwa SGIE, atau State of The Global Islamic Economy, merupakan pemeringkatan ekonomi dan keuangan syariah secara global. Misalnya dalamSGIE Report 2022, menurut Gibran industri makanan halal, skincare halal dan fashion halal Indonesia sudah masuk peirngkat 10 besar.

Usai memahami maksud pertanyaan Gibran, barulah Muhaimin menjelaskan bahwa Indonesia dengan jumlah umat Islam yang terbanyak di dunia sekaligus bukan saja pasar ekonomi syariah, pasar pariwisata halal, pasar perbankan syariah tetapi sekaligus punya potensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Namun demikian dengan peringkat atau posisi yang masih di bawah, butuh langkah-langkah penting, agar peringkat Indonesia di SGIE naik.

 

"Ada beberapa hal yang bia kita lakukan. Pertama, yang harus dilakukan pemerintah adalah menyiapkan seluruh perangkat regulasi agar tumbuh kembang seluruh industri halal termasuk bagaimana membantu sertifikasi secara murah bahkan gratis, terutama bagi UMKM kita," ujar Muhaimin.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa