Akurat

Laporan SGIE Disebut dalam Debat Cawapres Perdana, Ini Tanggapan Pemiliknya

M. Rahman | 23 Desember 2023, 15:16 WIB
Laporan SGIE Disebut dalam Debat Cawapres Perdana, Ini Tanggapan Pemiliknya

AKURAT.CO Di sesi ke-5 debat cawapres perdana semalam, Gibran kembali melontarkan pertanyaan mengejutkan ke Muhaimin soal SGIE. Menurut Gibran, sebagai Ketua PKB, Muhaimin sangat pas membahas isu ini.

"Bagaimana langkah Gus Muhaimin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE?," ujar Gibran dalam debat Jumat malam (22/12/2023).

Gelagapan, Muhaimin mengaku tak paham dengan maksud dari SGIE dalam pertanyaan Gibran tersebut. Gibran lantas menjelaskan kembali bahwa SGIE, atau State of The Global Islamic Economy, merupakan pemeringkatan ekonomi dan keuangan syariah secara global. Misalnya dalam SGIE Report 2022, menurut Gibran industri makanan halal, skincare halal dan fashion halal Indonesia sudah masuk peirngkat 10 besar.

Baca Juga: Apa Itu SGIE? Ternyata Ini Arti Pertanyaan Gibran Rakabuming yang Tidak Bisa DIjawab Oleh Cak Imin

Usai memahami maksud pertanyaan Gibran, barulah Muhaimin menjelaskan bahwa Indonesia dengan jumlah umat Islam yang terbanyak di dunia sekaligus bukan saja pasar ekonomi syariah, pasar pariwisata halal, pasar perbankan syariah tetapi sekaligus punya potensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Namun demikian dengan peringkat atau posisi yang masih di bawah, butuh langkah-langkah penting, agar peringkat Indonesia di SGIE naik.

"Ada beberapa hal yang bia kita lakukan. Pertama, yang harus dilakukan pemerintah adalah menyiapkan seluruh perangkat regulasi agar tumbuh kembang seluruh industri halal termasuk bagaimana membantu sertifikasi secara murah bahkan gratis, terutama bagi UMKM kita," ujar Muhaimin.

Menanggapi laporan SGIE nya disebut dalam debat cawapres semalam, Rafi-uddin Shikoh, CEO DinarStandard, perusahaan yang meluncurkan laporan tersebut, mengaku turut gembira bahwa pemeringkatan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia dalam SGIE Report 2022 turut menjadi perhatian calon pemerintah selanjutnya.

"Wassalam wow..MashaAllah. Thank you for sharing this (Waalaikum salam wow..MashaAllah. Terima kasih atas informasinya)," ujarnya dalam pesan singkat ke Akurat.co, Jumat malam (22/12/2023).

Asal tahu, SGIE merupakan laporan yang diluncurkan DinarStandard di Dubai, Uni Emirate Arab yang mencakup 6 kategori yakni sektor keuangan syariah, makanan dan minuman halal, kosmetik dan farmasi halal, fashion halal, pariwisata ramah Muslim, serta media dan rekreasi bertema Islami.

Laporan SGIE 2022 didukung oleh Departemen Ekonomi dan Pariwisata (DET) Dubai dan berkolaborasi dengan Salaam Gateway, media internasional yang terafiliasi dengan DinarStandard. Pada laporan lain yakni Indonesia Halal Markets Report 2021/2022 sebelumnya, DinardStandard sendiri bahkan sempat berkolaborasi dengan BI dan IHLC.

Menilik laporan tersebut, Indonesia secara umum menempati peringkat ke-4 dunia ekonomi dan keuangan syariah global, di bawah Malaysia, Arab Saudi, UEA. Jika dibedah, Indonesia peringkat ke-2 untuk kategori halal food, peringkat ke-3 untuk kategori modest fashion, peringkat ke-6 untuk kategori islamic finance serta peringkat ke-9 untuk kategori pharma & cosmetics. Sementara untuk dua kategori lainnya yakni muslim friendly travel dan media & recreation Indonesia terlempar dari posisi 10 besar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa