Holding RS BUMN Gandeng Swire dan INA Jalin Investasi Strategis

AKURAT.CO PT Pertamina Bina Medika, Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau Holding RS BUMN telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kemitraan strategis dengan Indonesia Investment Authority (INA) dan Swire Pacific Limited (Swire) yang merupakan grup global besar dan telah diversifikasi dengan fokus pada investasi kesehatan.
Kerja sama tersebut sesuai Good Corporate Governance sesuai aturan yang berlaku termasuk telah melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina Bina Medika IHC.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa Kementerian BUMN memiliki harapan kepada BUMN sektor kesehatan untuk transformasi memodernisasi layanan kesehatan secara signifikan untuk meningkatkan value creation dengan cara yang tepat sesuai Undang-Undang kesehatan dan Permenkes terbaru.
Baca Juga: Pertamedika IHC Bakal Buka Layanan Di KEK Sanur Pada April 2024
"Harapan kami kerja sama ini benar-benar menjadi katalis perubahan bagi IHC. Dengan pengelolaan profesional, efisiensi, dan teknologi yang canggih dalam bisnis rumah sakit dapat menghasilkan value creation yang luar biasa," jelas Wamen Tiko dikutip Sabtu (23/11/2023).
Sementara itu, Direktur Utama IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS menambahkan langkah aksi korporasi IHC menjadi bagian strategi pengembangan jangka panjang. Bersama mitra strategis, pihaknya akan melakukan perbaikan fundamental melalui transformasi organisasi, digitalisasi, expertise serta memiliki visi dan misi yang sejalan untuk mengembangkan dan memperluas jaringan bisnis perusahaan.
Chairman Swire Pacific, Guy Bradley menambahkan pihaknya telah memiliki kehadiran komersial di Indonesia, dengan berinvestasi dalam pengembangan hunian mewah, Savyavasa, yang terletak di Jakarta Selatan. Kemitraan strategis ini mencerminkan keyakinan dan komitmen perusahaan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.
"Kami optimistis dengan pertumbuhan sektor layanan kesehatan di Indonesia di masa depan dan sangat terdorong oleh dukungan Pemerintah untuk terus mengembangkan sektor ini. INA memiliki banyak pengalaman dalam berinvestasi untuk pembangunan jangka panjang Indonesia. Kami sangat menantikan untuk berkolaborasi dengan INA dan mitra-mitra lain di IHC dalam memberikan layanan kesehatan dengan standar tertinggi kepada masyarakat Indonesia," imbuh Bradley.
Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah melihat kemitraan strategis dengan Swire Pacific dan IHC merupakan sebuah langkah nyata untuk membantu memperkuat infrastruktur kesehatan nasional. Kemitraan ini, menurutnya tak hanya sejalan dengan tujuan INA untuk memperluas portofolio layanan kesehatan, namun juga menjadi manifestasi dari komitmen bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia dan memastikan bahwa setiap individu dapat menikmati standar kesehatan yang lebih baik.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa kolaborasi IHC dengan berbagai pihak diperlukan untuk mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan di dalam negeri.
"Pertamina mendukung penuh langkah IHC sebagai Holding Rumah Sakit BUMN dalam menjalankan perannya untuk membangun ekosistem kesehatan Indonesia," tandas Fadjar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










