Akurat

Tebar Diskon Untuk Nataru 2026, Pelita Air Pastikan Operasional Lancar

Hefriday | 26 Desember 2025, 21:40 WIB
Tebar Diskon Untuk Nataru 2026, Pelita Air Pastikan Operasional Lancar

AKURAT.CO Pelita Air menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran transportasi udara selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kesiapan operasional maskapai dalam menghadapi lonjakan penumpang, sejalan dengan kebijakan stimulus Pemerintah berupa diskon tarif transportasi.
 
Komitmen itu disampaikan dalam kunjungan kerja Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf, ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran manajemen Pelita Air serta sejumlah maskapai BUMN lainnya.
 
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional maskapai selama periode libur panjang, sekaligus memantau implementasi kebijakan penurunan harga tiket pesawat sesuai arahan Pemerintah. 
 
Rombongan meninjau langsung fasilitas pelayanan di area gate terminal serta melakukan koordinasi intensif terkait aspek pelayanan dan keselamatan penerbangan.
 
 
Aminuddin Ma’ruf mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian stimulus kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. 
 
Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh kebijakan yang telah ditetapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik.
 
“Kami mengecek langsung implementasi stimulus yang diberikan Pemerintah. Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo, layanan menjelang Natal dan Tahun Baru harus dipastikan terlaksana dengan baik, baik itu diskon tarif di moda transportasi udara, kereta api, maupun jalan tol,” ujar Aminuddin dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025). 
 
Dirinya menambahkan, seluruh maskapai BUMN telah menerapkan penurunan tarif sesuai dengan keputusan yang ditetapkan Pemerintah. 
 
Dengan kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati layanan transportasi yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas selama Nataru.
 
Meski demikian, Aminuddin menegaskan bahwa penurunan tarif tidak boleh berdampak pada kualitas layanan. Ia mengingatkan seluruh maskapai untuk tetap menjaga standar pelayanan prima, terutama terkait keselamatan dan kenyamanan penumpang.
 
“Saya tegaskan bahwa kesuksesan pelayanan publik adalah ketika pengurangan harga atau stimulus ini tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan. Keamanan dan kenyamanan merupakan dua indikator kunci bagi masyarakat sebagai pengguna layanan perusahaan BUMN,” tegasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, manajemen Pelita Air memaparkan strategi operasional yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Nataru. 
 
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penambahan frekuensi penerbangan pada rute-rute strategis dengan tingkat permintaan tinggi.
 
Direktur Commercial Pelita Air, Asa Perkasa, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan kapasitas angkut secara optimal. 
 
Selama periode Nataru, Pelita Air menyediakan total sekitar 251.000 kursi, yang terdiri dari 248.000 kursi reguler dan sekitar 2.500 kursi tambahan melalui penerbangan ekstra (extra flight).
 
“Saat ini kami mengoperasikan 15 pesawat tipe Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi. Pada minggu ini, armada ke-16 akan segera tiba untuk memperkuat operasional. Kami memastikan kapasitas tersebut mencukupi untuk mendukung kebutuhan tambahan penerbangan masyarakat,” kata Asa.
 
Upaya menjaga keterjangkauan harga tiket juga didukung melalui sinergi antar-BUMN. Pertamina memberikan diskon harga avtur hingga 10% yang berlaku di 37 bandara selama periode Nataru. 
 
Program ini diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional maskapai tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan layanan.
 
Melalui sinergi dengan BP BUMN, Pertamina, dan pengelola bandara, Pelita Air terus berupaya meningkatkan standar layanan dengan mengedepankan keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu penerbangan atau on-time performance. 
 
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat memperoleh pengalaman penerbangan yang aman dan nyaman sepanjang libur Nataru 2025–2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa