Bulog dan Pemkab Sempang Bangun Fasilitas Pasca Panen
Hefriday | 13 Desember 2025, 10:25 WIB

AKURAT.CO Pemerintah Kabupaten Sampang dan Perum BULOG resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur pasca panen di Pulau Madura.
Penandatanganan yang berlangsung di Pendopo Bupati Sampang itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengatasi persoalan klasik petani yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas pengeringan dan penggilingan gabah.
Direktur SDM dan Umum Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden RI untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional.
BULOG, kata dia, tengah menyiapkan pembangunan 100 titik infrastruktur pasca panen berupa unit pengeringan (dryer), unit penggilingan (RMU), hingga silo atau gudang modern di berbagai daerah.
Menurut Sudarsono, Pulau Madura selama ini belum memiliki fasilitas pasca panen modern, sehingga petani terpaksa membawa gabah ke luar pulau, bahkan hingga ke Jember atau Bojonegoro, untuk dikeringkan.
Kondisi ini bukan hanya menambah biaya logistik, tetapi juga menurunkan kualitas hasil panen akibat proses yang tidak efisien.
Dengan hibah tanah seluas 6.300 meter persegi dari Pemerintah Kabupaten Sampang, BULOG akhirnya dapat membangun fasilitas lengkap di Madura. Lokasi yang dipilih berada di Desa Taman, Kecamatan Jrengik, yang dinilai strategis dan dapat menjangkau seluruh wilayah di pulau tersebut.
“Fasilitas ini akan mencakup dryer, RMU, serta gudang atau silo modern yang mampu mengolah padi dan jagung dengan cepat, efisien, dan sesuai standar nasional. Kami ingin agar petani Madura tidak lagi harus keluar pulau hanya untuk mengeringkan atau menggiling hasil panen,” ujar Sudarsono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyambut baik langkah BULOG menghadirkan infrastruktur pangan strategis di daerahnya.
Dirinya menyatakan bahwa Pemkab Sampang siap mendukung penuh pembangunan fasilitas tersebut karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat di seluruh Pulau Madura.
“Kami berterima kasih kepada BULOG yang terus mendorong terwujudnya Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Hibah lahan ini adalah bentuk dukungan konkret pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat luas,” kata Slamet Junaidi.
Bupati menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas pengeringan dan penggilingan modern sangat dibutuhkan terutama pada masa panen raya, ketika volume gabah meningkat drastis.
Dengan posisi Sampang yang berada di tengah Madura, ia meyakini fasilitas itu akan memberikan dampak positif bagi seluruh kabupaten di pulau tersebut.
Lebih jauh, ia berharap pembangunan infrastruktur pasca panen ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.
Menurutnya, penyediaan fasilitas modern dapat mendorong peningkatan kualitas hasil panen dan memperkuat ekonomi petani yang selama ini terhambat oleh minimnya sarana pendukung.
Pembangunan ini juga menjadi solusi atas persoalan bertahun-tahun yang dihadapi petani Madura. Ketiadaan fasilitas modern membuat komoditas harus dikirim keluar daerah, memakan waktu, menambah biaya, dan menurunkan nilai jual.
Dengan hadirnya fasilitas dari BULOG, efisiensi diperkirakan meningkat dan kualitas produk dapat lebih terjaga.
BULOG menilai kerja sama dengan Pemkab Sampang dapat menjadi model sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sampang menjadi salah satu titik strategis dalam pembangunan 100 pusat pengolahan pasca panen yang disiapkan pemerintah.
Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat transformasi sektor pangan melalui layanan pasca panen berbasis teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










