Akurat

ESDM Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Sumut Pasca Banjir Bandang

Dedi Hidayat | 3 Desember 2025, 08:30 WIB
ESDM Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Sumut Pasca Banjir Bandang

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan terus mempercepat pemulihan akses terhadap listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Utara yang terdampak bencan banjir.

Adapun, akses energi di beberapa wilayah di Sumatera Utara sempat lumpuh akibat bencana banjir bandang yang menimpa wilayah ini.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia hadir langsung memastikan pemulihan listrik, BBM, dan LPG berjalan cepat di wilayah yang terdampak bencana.

Baca Juga: Pemulihan Listrik Sumatera Dikebut, ESDM Bidik Selesai Kamis

Bahlil menyatakan bahwa stok BBM dan LPG di Sumut, Sumbar, dan Aceh sebenarnya masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, hanya saja terkendala pada akses jalur darat ke SPBU.

Maka dari itu, Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero) mengalihkan jalur distribusi BBM dan LPG melalui laut dan udara.

"Mobilisasinya untuk ke daerah-daerah yang bisa dijangkau karena jalan putus, jembatan putus, ini yang menjadi persoalan yang kita hadapi bersama. Tapi sekarang kita pakai cara, ada beberapa yang pakai pesawat, ada beberapa juga yang pakai rakit. Kayak di Aceh, di Bireuen itu kita rakit. Untuk muat, naik," kata Bahlil dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025) malam.

Selain akses BBM dan LPG yang masih terbatas, akses terhadap listrik juga belum maksimal. Bahlil menyampaikan, dari 19 Megawatt (MW) listrik di Sibolga, baru 7 MW yang dapat beroperasi, karena menggunakan tekanan jaringan rendah.

Baca Juga: Tambang Emas Disebut Biang Kerok Banjir di Sumut, ESDM Bilang Begini

Ketua Umum Partai Golkar ininmemastikan agar PT PLN (Persero) dapat menormalisasi suplai listrik dengan menggunakan jaringan yang maksimal.

Data terkini dari PT PLN (Persero), dari 103 penyulang yang padam, 85 penyulang atau 83% di antaranya sudah menyala normal. Dari 4.537 gardu distribusi yang padam, 2.365 atau 52% sudah beroperasi kembali.

Sementara itu, beban listrik yang sudah pulih mencapai 216,64 MW atau 82% dan 415.097 76% pelanggan sudah kembali mengakses listrik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.