AKURAT.CO Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo menekankan pentingnya memahami pangan secara lebih luas, tidak hanya berfokus pada beras sebagai pangan pokok.
Ia menilai perlunya inovasi, subtitusi pangan, serta pembudayaan konsumsi makanan lokal.
Firman menjelaskan bahwa sejumlah poin penting telah dimasukkan dalam Revisi UU Pangan.
Salah satunya adalah penegasan bahwa pangan tidak melulu soal beras, tetapi mencakup diversifikasi pangan yang lebih beragam serta mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan nasional.
“Oleh karena itu pentingnya subtitusi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada pangan tertentu,” ujar Firman, Sabtu (21/11/2025).
Ia juga mendorong pengembangan dan pelestarian makanan lokal sebagai bagian dari budaya dan identitas masyarakat.
Menurutnya, memahami pangan secara lebih luas dapat memperkuat diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada satu komoditas.
“Inovasi dan subtitusi pangan dapat meningkatkan kualitas pangan dan kesehatan masyarakat,” kata Firman.
Ia menegaskan, membudayakan makanan lokal tidak hanya memperkaya pilihan pangan, tetapi sekaligus melestarikan nilai budaya masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










