Wamendag Hadiri Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN ke-57 di Malaysia
Hefriday | 22 September 2025, 12:31 WIB

AKURAT.CO Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, akan menghadiri Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) ke-57 dan rangkaian pertemuan terkait lainnya yang digelar pada 22—26 September 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Pertemuan tahunan ini menjadi forum penting bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama ekonomi regional sekaligus membahas berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi kawasan.
“ASEAN memberikan banyak manfaat bagi Indonesia, baik melalui peluang kerja sama perdagangan dan investasi maupun kesempatan memperluas pasar barang dan jasa di pilar ekonomi. Dalam forum ini, para menteri akan bertukar pandangan sekaligus mencari solusi terbaik atas tantangan regional dan global yang kita hadapi bersama,” ujar Wamendag Roro dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).
Sebagai alternate AEM Indonesia, Wamendag Roro akan didampingi oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, serta Direktur Perundingan ASEAN Kemendag, Nugraheni Prasetya Hastuti. Kehadiran delegasi Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi nasional dalam agenda ekonomi ASEAN.
Dalam jadwal resmi, Roro akan menghadiri sejumlah pertemuan penting, termasuk ASEAN Geoeconomics Task Force (AGTF) yang fokus pada dinamika geostrategis dan perkembangan ekonomi global.
Selain itu, Indonesia juga akan berpartisipasi dalam 57th AEM – 39th AFTA Council, 57th AEM – 28th AIA Council, serta menyaksikan penandatanganan teks ASEAN Framework Agreement on Competition (AFAC).
Tidak hanya menghadiri sidang pleno, Roro juga dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan beberapa negara mitra strategis ASEAN. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan dagang secara khusus, membuka peluang investasi baru, serta membahas isu-isu ekonomi lintas negara.
“Kami berharap dari seluruh rangkaian pertemuan ini akan lahir langkah strategis untuk memajukan ekonomi global, khususnya di kawasan ASEAN. Kolaborasi antarnegara akan menjadi kunci dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Tahun ini, AEM ke-57 berlangsung di bawah Keketuaan Malaysia dengan tema “Inclusivity and Sustainability”. Tema tersebut menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus mempertegas komitmen ASEAN untuk membangun kawasan yang tangguh dan adaptif menghadapi perubahan global.
Rangkaian pertemuan ini juga memberi kesempatan negara anggota untuk meninjau capaian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), termasuk integrasi pasar, penguatan konektivitas, dan pendalaman kemitraan dengan negara mitra seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.
Bagi Indonesia, forum AEM 2025 menjadi momentum untuk memastikan kepentingan nasional tetap terakomodasi dalam kerangka kerja sama regional. Selain memperluas akses pasar, Indonesia juga mendorong agar kerja sama ASEAN mampu menghasilkan kebijakan perdagangan yang adil, inklusif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi hijau.
Pertemuan AEM ke-57 diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret yang tidak hanya memperkuat integrasi ekonomi kawasan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di negara-negara ASEAN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









