Investasi Sektor ESDM Semester I-2025 Capai Rp225 Triliun, Tertinggi dalam Lima Tahun

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi investasi sektor ESDM pada Semester I-2025 mencapai USD13,9 miliar atau Rp225 trillun (asumsi kurs Rp16.300)
Angka ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada diangka USD11,2 miliar, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Realisasi investasi sektor ESDM. Nah, investasi kita di semester 1 2024 itu totalnya USD11,2 miliar. Kemudian di semester 1 2025 itu USD13,9 miliar,” kata Bahlil dalam konferensi pers dikutip, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Kementerian ESDM Didesak Cabut Izin PT Position, Buntut Skandal di Halmahera Timur
Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa sektor minyak dan gas (Migas) dan sektor mineral dan batu bara (Minerba) menjadi penyumbang terbesar pada realisasi investasi sektor ESDM Semester I-2025.
Adapun, investasi terbesar berasal dari subsektor migas sebesar USD8,1 miliar, disusul minerba USD3,1 miliar, ketenagalistrikan USD1,9 miliar, dan energi baru terbarukan serta konservasi energi (EBTKE) USD0,8 miliar.
Di sisi lain, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM hingga pertengahan 2025 mencapai Rp138,8 triliun, atau 54,5% dari target APBN 2025 sebesar Rp254,5 triliun.
Lebih terperinci, realisasi PNBP sektor minerba pada semester I-2025 mencapai Rp74,2 triliun atau sudah lebih dari 50% dari target sebesar Rp124,7 triliun.
Baca Juga: ESDM Taksir Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Lebih Hingga Akhir Tahun
Setelah minerba, sektor dengan sumbangsih PNBP terbesar kedua yaitu migas sebesar Rp57,3 triliun pada enam bulan pertama tahun 2025. Angka ini masih jauh dari target 2025 yang berada diangka Rp121 triliun.
Kemudian, PNBP dari sektor Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) mencapai Rp1,09 triliun dari target senilai Rp2,19 triliun.
“Nah sudah tercapai Rp138,8 triliun. Bayangkan di tengah gejolak harga minyak turun, harga komoditas batu bara turun. Tapi kami harus berusaha tetap untuk mencapai Rp254,5 triliun rupiah. Dan ini adalah target yang diberikan oleh Bapak Presiden,” ujar Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







