ESDM Taksir Produksi Batu Bara Tembus 700 Juta Ton Lebih Hingga Akhir Tahun

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara dalam negeri pada akhir 2025 berada diatas 700 juta ton.
Adapun, proyeksi ini sejalan dengan rencana produksi yang telah ditetapkan sejak awal tahun sebesar 739,56 juta ton hingga akhir tahun 2025.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini produksi batu bara sudah berada diangka 350 juta ton.
Sehingga, dirinya optimis produksi batu bara pada akhir tahun 2025 bisa mencapai target awal sebesar 700 juta ton lebih.
“Kan 350 (juta ton) something, kalau 700 (juta ton) ya pasti lah,” kata Tri di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: HBA Agustus 2025 Naik Didorong Batu Bara Kalori Tinggi
Melansir dari data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, produksi batu bara nasional per tanggal 9 Agustus 2025 sudah mencapai 432,26 juta ton atau 58,45% dari rencana produksi tahun 2025.
Selain produksi batu bara, realisasi ekspor batu bara hingga saat ini mencapai 222,89 juta ton atau mencapai 44,59% dari total rencana ekspor sebesar 499,92 juta ton.
Kemudian realisasi Domestic Market Obligation (DMO) tercatat sebesar 104,59 juta ton atau 43,64% dari target sebesar 239,64 juta ton.
Adapun, Kementerian ESDM mencatat cadangan batu bara Indonesia mencapai 31,95 miliar ton per Desember 2024 atau naik dari tahun sebelumnya yang berada diangka 31,71 miliar ton.
Angka ini berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 228.K/MB.03/MEM.G/2025 tentang Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral dan Batu bara Nasional Tahun 2025 yang dirilis belum lama ini.
Secara rinci, cadangan sebesar 31,95 miliar ton ini terdiri atas batu barakalori rendah (≤ 4.200 kkal/kg (gar) mencapai 24,05 miliar ton per 2024.
Kemudian batu bara kategori sedang (> 4.200 s.d. 5.200 kkal/kg (gar) sebanyak 4,54 miliar ton dan batu bara kategori tinggi (≥ 5.200 kkal/kg (gar) mencapai 3,35 miliar ton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









