PLN Targetkan PLTN 500 MW Dibangun di Sumatera dan Kalimantan

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan kapasitas 0,5 Gigawatt (GW) atau 500 megawatt (MW) dalam 10 tahun ke depan.
Hal itu tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) Tahun 2025-2035.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, PLTN berkapasitas 500 MW itu akan dibangun di Sumatera dan Kalimantan dengan masing-masing kapasitas 250 MW.
Baca Juga: Wacana Diskon Listrik 50 Persen, Bahlil: Belum Ada Koordinasi Final
"Ini ya Sumatera 250 MW, ada 2 kalau enggak salah ya. Satu lagi di Kalimantan. jadi 2 ya, di Sumatera sama di Kalimantan" jelasnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/5/2025).
Bahlil menuturkan, pemilihan kedua lokasi tersebut sudah berdasarkan kajian tim teknis.
"Nuklir kenapa di lokasi itu? sudah lewat kajian dari para tim, yang jelas ada beberapa lokasi, tapi sudah dicek kelayakan dan prioritas untuk sementara ya dan tekniknya," imbuhnya.
Dikatakannya, regulasi nuklir ini juga tengah disiapkan di bawah kepimpinan Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listriani Dewi.
Baca Juga: Bahlil: Penurunan Lifting Minyak Diduga Sengaja Dirancang demi Impor
"Sudah kita siapkan, dan rencana kita di 2030-an, 2031 itu sudah jadi kan? 2032 sudah selesai. Jadi mungkin pembangunannya itu kan 4-5 tahun. Jadi mungkin 2027 sudah mulai on kerjanya, tapi kita mulai dengan small dulu 250, 250. Nah kalau ini sudah bagus, baru kita mainkan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










