Akurat

Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya Berdasarkan Kalender Hijriah

Idham Nur Indrajaya | 10 November 2025, 19:11 WIB
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Tanggal dan Hitung Mundurnya Berdasarkan Kalender Hijriah

 

AKURAT.CO Pertanyaan “berapa hari lagi puasa?” mulai ramai terdengar seiring bergantinya tahun. Umat Muslim di seluruh dunia tengah menantikan datangnya bulan suci Ramadan—bulan penuh berkah, ampunan, dan kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Kini, memasuki akhir tahun 2025, banyak yang sudah mulai menghitung mundur menuju Ramadan 1447 Hijriah yang akan jatuh pada tahun 2026.

Mengetahui perkiraan jadwal puasa tidak hanya sekadar rasa ingin tahu. Bagi sebagian orang, ini menjadi momen penting untuk mempersiapkan diri secara mental, spiritual, hingga melunasi utang puasa (qadha) dari Ramadan sebelumnya.


Hitung Mundur Menuju Ramadan 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.

Artinya, jika dihitung dari hari Senin, 10 November 2025, maka kurang lebih 94 hari lagi menuju datangnya bulan suci Ramadan 2026.

Prediksi ini sekaligus menjadi acuan awal bagi umat Islam untuk mulai bersiap menyambut bulan penuh rahmat tersebut. Namun, seperti biasa, tanggal ini masih bersifat perkiraan (hisab) dan dapat berubah tergantung pada hasil sidang isbat yang akan digelar oleh pemerintah.


Bagaimana Cara Menentukan Awal Ramadan?

Penentuan awal puasa di Indonesia dilakukan melalui dua metode utama yang sudah digunakan selama bertahun-tahun, yakni:

  1. Metode Hisab (Perhitungan Astronomi)
    Metode ini digunakan oleh organisasi seperti Muhammadiyah, yang menghitung posisi bulan secara ilmiah dan menetapkan awal Ramadan jauh hari sebelumnya.

  2. Metode Rukyatul Hilal (Pengamatan Bulan)
    Pemerintah RI melalui Kementerian Agama biasanya akan melakukan pengamatan hilal pada akhir bulan Sya’ban. Hasil rukyatul hilal ini akan dibahas dalam Sidang Isbat, di mana keputusan resmi awal Ramadan diumumkan secara nasional.

Kedua metode tersebut sering kali menghasilkan tanggal yang tidak jauh berbeda. Jadi, jika pun terjadi perbedaan, biasanya hanya selisih satu hari saja.


Kenapa Ramadan 2026 Jatuh di Bulan Februari?

Bagi sebagian orang, mungkin terasa aneh melihat jadwal puasa Ramadan 2026 yang jatuh di bulan Februari—terasa “lebih maju” dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sebenarnya wajar karena kalender Hijriah (Islam) berbeda dengan kalender Masehi (Gregorian).

Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan (lunar system), yang hanya memiliki 354–355 hari per tahun. Sementara itu, kalender Masehi mengikuti peredaran matahari (solar system) dengan 365–366 hari per tahun.

Perbedaan sekitar 10–11 hari setiap tahun inilah yang membuat bulan Ramadan bergeser lebih awal dari tahun ke tahun. Karena itu, wajar jika Ramadan yang pada 2025 jatuh di bulan Maret, kini di tahun 2026 akan dimulai pada Februari.


Prediksi Jadwal Awal Puasa dan Lebaran 2026

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang menetapkan daftar libur nasional dan cuti bersama tahun 2026, diketahui bahwa Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026.

Dengan asumsi tersebut, maka awal Ramadan 1447 H kemungkinan besar memang akan dimulai pada pertengahan Februari 2026, atau tepatnya 19 Februari 2026 sebagaimana prediksi Kemenag.

Meskipun demikian, penentuan pastinya tetap menunggu keputusan resmi pemerintah lewat sidang isbat yang digelar menjelang Ramadan.


Daftar Hari Besar Islam di Tahun 2026 (1447–1448 H)

Selain Ramadan, berikut ini beberapa tanggal penting dalam kalender Hijriah tahun 2026 berdasarkan data resmi Kemenag RI:

  • 16 Januari 2026: Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. 1447 H

  • 19 Februari 2026: 1 Ramadan 1447 H

  • 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 H

  • 21–22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 H

  • 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha 1447 H

  • 16 Juni 2026: 1 Muharam 1448 H (Tahun Baru Islam)

  • 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad saw.

Sebagai catatan, terdapat sedikit perbedaan antara kalender Hijriah versi Kemenag dengan SKB 3 Menteri, terutama pada tanggal cuti bersama Idul Adha.


Libur Nasional Tahun 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Dalam SKB 3 Menteri yang dapat diakses melalui situs setneg.go.id, pemerintah menetapkan 17 hari libur nasional sepanjang tahun 2026. Beberapa di antaranya terkait langsung dengan momen keagamaan umat Islam.

Berikut daftar lengkapnya:

  • 1 Januari – Tahun Baru 2026

  • 16 Januari – Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.

  • 17 Februari – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

  • 19 Maret – Hari Suci Nyepi

  • 21–22 Maret – Idul Fitri 1447 H

  • 27 Mei – Idul Adha 1447 H

  • 16 Juni – 1 Muharam 1448 H

  • 25 Agustus – Maulid Nabi Muhammad saw.

  • 25 Desember – Natal

Libur panjang yang menyertai Ramadan dan Idul Fitri ini juga sering dimanfaatkan masyarakat untuk mudik, silaturahmi, dan berlibur bersama keluarga.


Persiapan Menyambut Ramadan 1447 Hijriah

Sambil menghitung hari menuju Ramadan 2026, ada baiknya umat Islam mulai melakukan beberapa persiapan sejak dini, antara lain:

  • Melunasi utang puasa (qadha) dari tahun sebelumnya.

  • Membiasakan ibadah sunnah, seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh, agar tubuh siap beradaptasi.

  • Memperbanyak doa dan zikir, memohon agar disampaikan umur untuk bertemu kembali dengan Ramadan.

  • Menambah wawasan keislaman, misalnya dengan membaca buku atau mengikuti kajian tentang fiqih puasa dan keutamaan Ramadan.

Persiapan ini tidak hanya penting secara spiritual, tetapi juga membantu kita memasuki bulan suci dengan hati yang lebih tenang dan penuh semangat.


Kesimpulan: Kurang Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026?

Jika dihitung dari Senin, 10 November 2025, maka puasa Ramadan 2026 diperkirakan dimulai dalam 94 hari lagi, tepatnya pada 19 Februari 2026. Namun, penetapan pastinya akan diumumkan melalui sidang isbat Kementerian Agama RI mendekati bulan Ramadan nanti.

Jadi, mulai sekarang, tak ada salahnya mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah ini—baik dengan melunasi puasa yang tertinggal, memperbanyak doa, maupun menata niat untuk beribadah dengan sebaik-baiknya.

Kalau kamu ingin terus mengikuti informasi terbaru seputar Ramadan 2026 dan kalender Hijriah resmi, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 dan Idulfitri 1447 Hijriah

Baca Juga: Kapan Puasa 2026 Dimulai? Ini Bocoran Bulan dan Perkiraan Tanggal Awal Ramadhan!

FAQ

1. Kapan puasa Ramadan 2026 dimulai?
Berdasarkan kalender Hijriah 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama RI, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, tanggal pastinya akan ditetapkan melalui sidang isbat menjelang akhir bulan Sya’ban.


2. Berapa hari lagi menuju puasa 2026?
Jika dihitung dari Senin, 10 November 2025, maka kurang lebih 94 hari lagi menuju datangnya bulan suci Ramadan 2026.


3. Mengapa Ramadan 2026 jatuh di bulan Februari?
Karena kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan (lunar calendar) yang memiliki 354–355 hari per tahun, sekitar 10–11 hari lebih pendek dari kalender Masehi. Akibatnya, bulan Ramadan setiap tahunnya bergeser lebih awal sekitar 10 hari dalam kalender Masehi.


4. Kapan Idul Fitri 2026 diperkirakan berlangsung?
Menurut SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 dan 22 Maret 2026.


5. Apakah tanggal awal Ramadan bisa berubah?
Ya, tanggalnya masih bisa berubah. Pemerintah Indonesia menetapkan awal Ramadan secara resmi melalui sidang isbat, berdasarkan hasil pengamatan hilal di berbagai daerah. Jika hilal terlihat berbeda, maka awal puasa bisa maju atau mundur satu hari dari prediksi.


6. Apa perbedaan metode hisab dan rukyat dalam menentukan awal Ramadan?

  • Hisab: Penentuan awal bulan menggunakan perhitungan astronomi (digunakan oleh Muhammadiyah).

  • Rukyat: Berdasarkan pengamatan langsung terhadap munculnya hilal atau bulan sabit baru (digunakan oleh Kementerian Agama dan ormas lainnya).


7. Apa yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan Ramadan 2026?
Umat Islam disarankan untuk:

  • Melunasi utang puasa (qadha) tahun sebelumnya.

  • Membiasakan puasa sunnah seperti Senin-Kamis.

  • Memperbanyak doa dan ibadah.

  • Menambah ilmu tentang fiqih dan keutamaan Ramadan.


8. Apa saja hari besar Islam di tahun 2026?
Beberapa di antaranya:

  • 16 Januari 2026: Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.

  • 19 Februari 2026: Awal Ramadan 1447 H

  • 21–22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 H

  • 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H

  • 16 Juni 2026: 1 Muharam 1448 H

  • 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad saw.


9. Di mana bisa mengecek kalender Islam resmi tahun 2026?
Kamu bisa melihat versi resmi kalender Hijriah 2026 di situs Kementerian Agama RI (kemenag.go.id) atau di laman setneg.go.id untuk melihat SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.


10. Mengapa penting mengetahui hitung mundur Ramadan sejak sekarang?
Selain membantu melunasi utang puasa, mengetahui kapan Ramadan tiba juga berguna untuk menyiapkan diri secara spiritual, mental, dan fisik agar dapat menjalani ibadah dengan lebih khusyuk dan maksimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.