Akurat Logo

PSI Belum Duduki DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Ali: Harus Hadirkan Tokoh Dicintai Rakyat, Bukan Sekadar Terkenal

Ayu Rachmaningtyas | 24 Oktober 2026, 21:11 WIB
PSI Belum Duduki DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Ali: Harus Hadirkan Tokoh Dicintai Rakyat, Bukan Sekadar Terkenal
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bogor.

AKURAT.CO Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menekankan kehadiran para tokoh-tokoh daerah yang memiliki kedekatan dan kepercayaan masyarakat sangat penting dilakukan.

Menurutnya, Kabupaten Bogor merupakan wilayah politik yang strategis sekaligus kompetitif. Pada Pemilu Legislatif 2024, dari 55 kursi DPRD Kabupaten Bogor, Gerindra meraih 12 kursi, disusul Golkar dan PKS masing-masing 7 kursi. Sementara PSI belum berhasil memperoleh kursi.

"Kita harus berani membaca kenyataan politik. PSI membutuhkan tokoh-tokoh yang benar-benar dicintai masyarakat, bukan sekadar terkenal. Tokoh yang memiliki rekam jejak, dipercaya, dan selama ini hadir membantu masyarakat. Mereka harus kita rangkul untuk membangun PSI bersama," ujar Ahmad Ali dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga: Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bogor turut dihadiri Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep; Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi); dan Ketua DPW PSI Jawa Barat, Ijo Hapidin, bersama jajaran pengurus dan kader PSI.

Besarnya potensi Kabupaten Bogor juga harus dilihat dari persoalan nyata masyarakat. Data BPS menunjukkan tahun 2025 tercatat jumlah penduduk Kabupaten Bogor mencapai 5,72 juta jiwa, dengan pertumbuhan ekonomi 5,24 persen.

Namun tingkat pengangguran terbuka masih mencapai 7,69 persen atau sekitar 218 ribu orang, sementara jumlah penduduk miskin sekitar 402 ribu jiwa.

"Ekonomi tumbuh, tetapi ratusan ribu masyarakat masih menganggur dan hidup dalam kemiskinan. Inilah persoalan yang harus dipahami kader PSI. Politik tidak boleh berhenti pada perebutan kekuasaan, tetapi harus menjadi jalan untuk menghadirkan solusi," jelasnya.

Baca Juga: Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra Teratas, PDIP dan Golkar Menyusul, PSI Berapa?

Untuk itu, Ahmad Ali menginstruksikan agar dilakukan penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa. Sekaligus mengajak generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik.

"Anak muda jangan apatis. Banyak hal baik yang bisa dilakukan untuk bangsa ini melalui politik. PSI harus membuka ruang bagi anak-anak muda yang punya gagasan, keberanian, dan keinginan membawa perubahan," ucapnya.

Dia pun mengingatkan agar sekretariat dan posko PSI di kecamatan maupun kampung-kampung menjadi rumah bagi masyarakat, bukan sekadar kantor partai.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.