Akurat

Soal Potensi Duet Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029, Ini kata Nasdem

Putri Dinda Permata Sari | 10 Februari 2026, 14:17 WIB
Soal Potensi Duet Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029, Ini kata Nasdem

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menanggapi santai munculnya wacana duet Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pilpres 2029. Dia menilai, usulan tersebut sebagai hal yang wajar dalam dinamika internal partai politik.

"Itu kan urusan internal partai ya. Jadi kalau partai mengusulkan itu kan wajar saja, biasa saja," ujar Saan kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, dia menegaskan bahwa realisasi pasangan capres-cawapres sepenuhnya bergantung pada keputusan Prabowo Subianto sebagai figur utama yang akan maju kembali. 

Baca Juga: Pilih Fokus Kerja, Gibran Ogah Tanggapi Dukungan PAN untuk Prabowo–Zulhas di 2029

Menurutnya, setiap partai memiliki ruang untuk mengusulkan figur, namun keputusan akhir tetap berada pada kandidat presiden itu sendiri. Saan menegaskan, sikap NasDem kini tetap fokus mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan. 

"Tapi kan tergantung juga nanti kepada Pak Prabowo sendiri ya. Jadi itu urusan internal masing-masing dan kita hormati saja. Kita hormati dan kita hargai," lanjutnya.

Baca Juga: Dasco Soal Potensi Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029: Politik Masih Dinamis

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mendorong ketua umumnya, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo. 

Dia mulanya mengatakan PAN sebetulnya sudah lebih dulu menyatakan dukungan dua periode untuk Prabowo Subianto. Dia mengatakan PAN konsisten mendukung Prabowo sejak Pilpres 2014, Pilpres 2019, dan Pilpres 2024.

"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang, kita sudah 3 kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerinda, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo 3 kali dalam 3 Pilpres," kata Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.