Kabinet Kurang Tidur Demi Rakyat: Pemerintah Ngebut Jalankan Program Prabowo

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Republik Indonesia, Hasan Nasbi, menyampaikan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam enam bulan pertama masa jabatannya.
Ia menegaskan, berbagai janji kampanye mulai direalisasikan dengan cepat dan nyata.
“Pemerintah saat ini tidak hanya bekerja cepat, tapi ngebut. Banyak program yang sudah bergulir dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hasan dalam forum Public Hearing bertajuk “Public Diplomacy: Negara Beri Bukti, Masyarakat Terima Hasil” di Jakarta, Jumat (30/5/2025).
Sejumlah program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan sosial, revitalisasi sekolah, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga program swasembada pangan telah digulirkan dalam waktu singkat.
Hasan bahkan menyebut para anggota Kabinet Merah Putih rela mengorbankan waktu istirahat demi memastikan program-program tersebut berjalan lancar.
“Saya rasa Bang Jabo (Wakil Menteri Sosial Agus Jabo) kelihatan kurang tidur karena kerja terus. Mas Dar (Wamen Pertanian Sudaryono) juga begitu. Prof. Dante (Wamenkes) kerjanya luar biasa. Kami dari PCO hanya memfasilitasi. Hari ini, penerima manfaat bisa langsung berdialog dengan para pengambil kebijakan,” kata Hasan.
Baca Juga: Megawati Hangestri Pertiwi Absen Bela Timnas Indonesia di AVC Women's Volleyball Nation Cup
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo.
Yang istimewa, forum ini juga menghadirkan para penerima manfaat program pemerintah dari beragam kalangan, mulai dari petani, buruh, pelajar, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Mereka diberi ruang untuk menyampaikan kesan, pengalaman, bahkan kritik terhadap pelaksanaan program di lapangan.
Hasan menilai forum ini sangat penting sebagai media umpan balik langsung dari masyarakat.
“Semua dibuka terang. Disampaikan secara jujur dan apa adanya. Karena kami juga terbuka terhadap kritik untuk perbaikan ke depan,” tutup Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









