Puan, Dasco Sampai Hariman Dijadwalkan Hadiri Peringatan 27 Tahun Reformasi Membahas Demokrasi Ekonomi

AKURAT.CO Memperingati 27 tahun reformasi politik Indonesia, para eksponen gerakan reformasi 1998 bakal menggelar Sarasehan Aktivis Lintas Generasi bertajuk Dari Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi.
Kegiatan digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5/2025), tepat di peringatan Hari Reformasi Nasional.
Tiga tokoh politik nasional sudah dipastikan menjadi keynote speaker. Mereka adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani; Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad; dan Tokoh Malari 74, Hariman Siregar.
Selain itu, sejumlah nama besar dari ragam latar aktivisme akan menjadi narasumber. Antara lain, Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Robertus Robert, Melki Laka Lena, Habiburokhman, Masinton Pasaribu, Andi Rahmat, Feri Amsari, Ester Indahyani, Asfinawati, Wahab Talaohu, dan Salamuddin Daeng.
Salah seorang fasilitator acara, Eli Salomo, menyatakan, sarasehan ini sangat penting untuk mengawal langkah maju demokrasi Indonesia dari demokrasi politik menuju demokrasi ekonomi.
Kemajuan demokrasi politik Indonesia yang sudah bergulir 27 tahun ditandai dengan beberapa indikator penting, di antaranya adalah pemilihan umum yang langsung dan berkala. serta jaminan negara atas kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.
Baca Juga: PDIP Siap Dukung Kopdes Merah Putih, Tapi Tetap Harus Ada Kontrol dan Pengawasan
Namun, kemajuan demokrasi politik ini mengadung paradoks karena belum sepenuhnya menjawab kebutuhan ekonomi rakyat. Kesenjangan, kemiskinan, dan akses yang timpang terhadap sumber daya masih menjadi masalah besar.
Saat ini, lanjutnya, pemerintahan Prabowo-Gibran tampak jelas mendorong transformasi lebih dekat mencapai Demokrasi Ekonomi yang sepenuhnya bermanfaat bagi seluruh rakyat.
Ada beberapa indikator utama yang membuktikan pemerintah berupaya keras mewujudkan demokrasi ekonomi sepenuhnya.
Sebut saja pembentukan Danantara, lembaga yang bertujuan mengonsolidasi dan mengoptimalisasi investasi pemerintah guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, program-program strategis pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis dan Sekolah Rakyat, terus memperluas jangkauan ke tengah masyarakat.
"Tranformasi demokrasi ekonomi ini adalah keharusan, kami yakin Prabowo-Gibran akan memperkuat kolaborasi antara negara, swasta, dan masyarakat sipil. Dengan demikian demokrasi politik dan ekonomi berjalan seiring sehingga demokrasi Indonesia benar-benar bermakna," ucap Eli Salomo.
Baca Juga: Misi Diplomatik Prabowo di Bangkok, Buka Lembar Baru Kemitraan RI–Thailand
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 7Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII









