Menpar Widyanti di Minta Netizen Belajar Public Speaking

AKURAT.CO Warga media sosial (medsos) ramai-ramai mengkritik penampilan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana untuk belajar public speaking saat berbicara di depan publik.
Warganet juga mengomentari gesture sekaligus materi yang tidak kuasai. "Ibu Menteri Pariwisata, tolong alokasikan waktunya untuk ikut pelatihan public speaking ya bu ya," kata akun instagram @NenkMonica.
Baca Juga: LHKPN Menpar Widiyanti Putri Tembus Rp5,4 Triliun, Berikut Rinciannya!
Sebelumnya, Menpar Widyanti menjadi salah satu keynote speech dalam acara the Economic Insights yang diadakan oleh Kumparan, Rabu (19/2/2025). Selain kurangnya penguasaan public speaking, warganet juga mengomentari Menpar Widya yang seperti tidak menguasai materi.
Saat berada di depan podium, dirinya justru lebih banyak membaca teks, bukan key points seperti kebanyakan pejabat saat menjadi pembicara.
"Betul. Ini sih bukan masalah public speaking aja sih, ini masalahnya dia enggak nguasain materi yang diomongin, banyak orang besar ngasih sambutan sesekali baca teks (key points) tapi kalo yang ini sih, teks udah dibikinin, dibaca sebelumnya pun keliatannya kagak, bener-bener enggak nguasain materi," jelas akun @PelariZigZag
Tidak sampai disitu, gesture Menpar Widya juga menjadi sorotan. Pasalnya dalam video yang beredar saat membacakan materi di depan podium, dia nampak terlihat gugup dengan sesekali membenarkan rambut. Selain itu, posisi berdiri yang kurang tegap juga mengundang komentar netizen.
"Rakjel kalo interview gugup dikit aja langsung di blacklist HRD karena dianggap keliatan enggak kompeten, ini sekelas menteri jangankan public speakingnya, gesture-nya aja begitu," ucap akun @shinningstr.
Baca Juga: Menpar Optimis Tren Positif Pertumbuhan Pariwisata Terus Berlanjut
Saat berada di depan podium dan membawakan materi, Menpar terlihat lebih banyak membaca materi namun sesekali memandang audiens di depannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini





